Advertisement

PUPR: Stadion Mandala Krida Jogja Rusak Berat, Maguwoharjo Sleman Rusak Sedang

Andhika Anggoro Wening & Taufan Bara Mukti
Selasa, 04 April 2023 - 17:17 WIB
Budi Cahyana
PUPR: Stadion Mandala Krida Jogja Rusak Berat, Maguwoharjo Sleman Rusak Sedang Stadion Maguwoharjo, Sleman. - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Puluhan stadion di Indonesia akan direnovasi karena rusak, termasuk Stadion Mandala Krida di Kota Jogja dan Stadion Maguwoharjo di Sleman. Mandala Krida masuk kategori rusak berat, sedangkan Maguwoharjo rusak sedang.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah menyelesaikan pemeriksaan terhadap stadion-stadion di Indonesia menyusul Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang.

Advertisement

Kementerian PUPR mengevalukasi 165 stadion yang biasa digunakan untuk pertandingan Liga 1, Liga 2, dan Liga 3. Terdapat 22 stadion yang akan direnovasi dengan tingkat kerusakan ringan hingga berat. Stadion Mandala Krida masuk dalam kategori rusak berat.

"Dari 165 stadion itu kami evaluasi lagi, prioritas mana yang akan digunakan untuk Piala Dunia U-20 [saat status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-22 belum dicabut FIFA] dan mempunyai resiko tinggi punya suporter bayak. Jadi disepakati ada 22 stadion yang kami audit teknis sampai kemarin ini," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melalui keterangan resmi kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Senin (3/4/2023).

BACA JUGA: Stadion Mandala Krida Dikategorikan Rusak Berat, Akan Diberi Rp95 Miliar untuk Renovasi

"Hasilnya yang rusak ringan ada empat, yaitu Si Jalak Harupat kemudian Stadion Jatidiri Semarang, Stadion Pakansari Bogor, dan Stadion Segiri Samarinda. Kemudian rusak sedang ada 13 dan rusak berat ada lima yaitu Bumi Sriwijaya Palembang, Stadion Mandala Krida Jogja, Stadion Teladan Medan, Stadion Brawijaya Kediri, dan Stadion Surajaya Lamongan."

Sementara, Stadion Maguwoharjo masuk kategori rusak sedang. Namun, Kementerian PUPR belum mengungkapkan anggaran yang akan digelontorkan untuk renovasi Stadion Maguwoharjo.

Menurut Basuki, perbaikan 22 stadion tersebut akan memakan biaya Rp1,9 triliun. Stadion yang menjadi prioritas perbaikan adalah venue untuk Piala Dunia U-20 dan Stadion Kanjuruhan. Stadion Kanjuruhan akan direnovasi total dengan biaya Rp390 miliar dan sudah mulai masuk tahap lelang.

Stadion Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, akan mempunyai kursi single seat dan struktur bangunan yang sudah sesuai standar sertifikasi layak fungsi.

"Yang rusak ringan pasti direnovasi, yang rusak berat dibangun baru atau renovasi total. Yang mengevaluasi bukan PUPR tapi Komisi Keamanan Kehandalan Bangunan Gedung. Komisi ini terdiri dari para pakar, arsitek, konstruksi gempa. Biaya-biayanya sudah kami evaluasi, sudah kami hitung semua, total semua budget Rp1,9 triliun untuk merenovasi semua 22 stadion."

BACA JUGA: KPK Beberkan Modus Korupsi Proyek Stadion Mandala Krida Jogja

Sementara, Stadion Mandala Krida yang dikategorikan sebagai stadion rusak berat oleh Kementerian PUPR akan dikucuri Rp95 miliar untuk renovasi.

Kementerian PUPR merilis laporan bertajuk Bahan Informasi Perbaikan Infrastruktur Sepak Bola pada Senin (3/4/2023). PUPR mengalokasikan dana sebesar Rp764 miliar untuk merenovasi lima stadion yang rusak berat. Stadion Mandala Krida akan diberi anggaran Rp95 miliar, kemudian Stadion Teladan sebesar Rp248 miliar, Stadion Bumi Sriwijaya Rp62 miliar, Stadion Brawijaya Rp104 miliar, dan Stadion Surajaya Rp255 miliar.

Di antara kelima stadion tersebut, Stadion Surajaya yang membutuhkan dana renovasi paling besar karena dianggap sangat tidak layak untuk menggelar pertandingan. PUPR bahkan merekomendasikan Stadion Surajaya untuk dirubuhkan dan dibangun ulang dari awal.

Stadion yang dibangun pada 1979 itu memiliki kapasitas 15.000 penonton dan belum memiliki satu pun fasilitas single-seat. Selain itu, dari segi arsitektural, struktur, pencahayaan, dan rumput, stadion ini dinilai tidak memadai oleh PUPR. Stadion Surajaya menjadi satu-satunya stadion yang direkomendasikan untuk dibangun ulang.

BACA JUGA: STADION MANDALA KRIDA: Dulu Jadi Bahan Olok-Olok, Kini Berkelas Dunia

Stadion Mandala Krida direhab pada 2013 dan rampung pada 2019. Sebelum direnovasi, stadion milik Pemda DIY yang dijadikan kandang PSIM Jogja itu acap menjadi bahan cemoohan di media sosial. Lapangan yang selalu tergenang saat hujan lebat turun, lampu stadion yang kerap mati, hingga atap tribune yang selalu bocor melekatkan citra stadion ini sebagai gelanggang uzur dan tidak terawat.

Stadion yang dibangun pada 1978 ini tak hanya menjadi markas PSIM, tetapi juga pernah digunakan oleh Perkesa Mataram, Mataram Indocement, PSS Sleman, dan Real Mataram. Mandala Krida kala itu masih dikelola Yayasan Mandala Krida.

Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY mengambil alih pengelolaan stadion dari Yayasan Mandala Krida pada 2011.

Setahun kemudian BPO merencanakan renovasi total Stadion Mandala Krida. PSIM Jogja pun harus menjadi tim musafir dan untuk sementara pindah ke Stadion Sultan Agung Bantul selama tiga musim terakhir di kompetisi Liga 2.

BACA JUGA: Eks Pejabat Disdikpora DIY Divonis 8 Tahun Penjara dalam Korupsi Stadion Mandala Krida Jogja

Pembangunan ulang Stadion Mandala Krida Baru diawali dengan penyusunan detailed engineering design (DED) pada akhir 2012.

Pembangunan fisik untuk kompleks stadion dengan luas 7,2 hektare ini dimulai pada 2013 secara bertahap. Diawali dengan pembangunan pagar stadion, merobohkan stadion, hingga pembangunan ulang sejumlah fasilitas olahraga seperti arena panjat tebing, lapangan voli pasir, lapangan basket, sirkuit sepatu roda dan balap motor.

BPO kemudian meningkatkan kapasitas stadion dari 25.000 penonton menjadi 30.000 penonton. Tak sampai di situ, rumput lapangan juga dibongkar dan diganti dengan rumput baru. Lintasan atletik sintetis bertaraf internasional dipasang, menelan anggaran hingga Rp13 miliar.

Lintasan atletik Stadion Mandala Krida memiliki dua warna dan telah mendapatkan sertifikat internasional. Sarana pendukung juga dibuat bagus, seperti ruang transit VIP, ruang ganti pemain, ruangan khusus wasit dan panitia penyelenggara, musala, gudang, hingga kamar mandi.

Secara keseluruhan, renovasi Stadion Mandala Krida menelan biaya Rp174,4 miliar. Namun, renovasi Stadion Mandala Krida tak berjalan mulus karena ada korupsi di dalamnya. Kasus tersebut kini sudah sampai pada vonis hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jogja.

Daftar Stadion yang Akan Direnovasi:

Rusak Ringan:

1. Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung

2. Stadion Jatidiri, Kota Semarang

3. Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor

4. Stadion Segiri, Kota Samarinda

Rusak Sedang:

1. Stadion Indomilk Arena Kabupaten Tangerang

2. Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Kota Palembang

3. Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi

4. Stadion Harapan Bangsa, Kota Banda Aceh

5. Stadion Wibawa Mukti, Kota Bekasi

6. Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung

7. Stadion Gelora Bumi Kartini, Kabupaten Jepara

8. Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman

9. Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Kabupaten Pamekasan

10. Stadion B. J. Habibie, Kota Parepare

11. Stadion Gelora Joko Samudro, Kabupaten Gresik

12. Stadion Gelora Delta, Kabupaten Sidoarjo

13. Stadion Demang Lehman, Kabupaten Banjar

Rusak Berat:

1. Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang

2. Stadion Teladan, Kota Medan

3. Stadion Mandala Krida, Kota Jogja

4. Stadion Surajaya, Kabupaten Lamongan

5. Stadion Brawijaya, Kota Kediri

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Pakar Kesehatan Sarankan Vaksin Dengue untuk Perlindungan DBD

News
| Kamis, 23 Mei 2024, 12:27 WIB

Advertisement

alt

Lokasi Kolam Air Panas di Jogja, Cocok untuk Meredakan Lelah

Wisata
| Senin, 20 Mei 2024, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement