Jelang Iduladha, Pengurusan SKKH di Sleman Justru Sepi Peminat
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Ilustasi suasana YIA./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pergerakan penumpang di Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) dalam tiga hari terakhir mencapai 10.000 penumpang datang dan pergi.
Airport Operation, Services, and Security Senior Manager YIA, Misranedi mengatakan pada hari Rabu (12/4/2023), Kamis (13/4/2023), dan Jumat (14/4/2023) pekan kedua bulan April, rata-rata pergerakan penumpang di YIA mencapai 10.000 orang.
“Kalau melihat data hari Rabu itu ada 10.153 orang. Jumlah tersebut tidak jauh berbeda dengan hari Kamis yang mencapai 10.130. Sementara hari ini, mengacu pada data sementara Berdasarkan reservasi aka nada sebanyak 11.602 orang yang datang dan pergi melalui YIA,” kata Misranedi, Jumat.
Melalui pantauan Harian Jogja selama dua jam mulai dari pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, cukup banyak orang yang datang dan pergi melalui YIA. Baik di terminal kedatangan maupun keberangkatan, pergerakan orang-orang dengan membawa koper cukup banyak, kendati tidak padat.
Seorang pemudik bernama Rasyid mengaku memutuskan mudik pada hari Jumat 14 April karena baru mendapat libur semester. Rasyid yang merupakan salah satu mahasiswa di Jogja ini akan pulang ke kampung halamannya di Sulawesi Tenggara.
“Saya mau mudik ke Bau-bau Sulawesi Tenggara. Saya baru bisa mudik, soalnya baru ada libur semester,” kata Rasyid ditemui di terminal keberangkatan pada Jumat.
Berbeda dengan Rasyid, pemudik lain bernama Anwar mengaku baru saja mendarat di Yogyakarta dari Medan.
“Asal saya Sragen. Kebetulan saya bekerja di Aceh. Terbang ke Jogja lewat Medan,” kata Anwar.
Anwar memanfaatkan cuti hari raya yang baru saja dia dapatkan. Karena itu setelah mendapat kepastian izin cuti Anwar langsung pulang kampung. Alasan lain yang mendesak dia untuk segera pulang adalah harga tiket yang masih tergolong murah.
“Saya pakai Lion Air. Kalau dari Medan menuju ke Jogja butuh waktu sekitar tiga jam. Di dalam pesawat itu juga tidak penuh. Setengah lebih lah penumpangnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Kelurahan Keparakan menggelar pelatihan menulis aksara Jawa untuk melestarikan budaya dan menarik minat generasi muda di Jogja.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Kulonprogo siapkan program Kampung Redam untuk mencegah konflik horizontal. Lima kalurahan disiapkan menjadi proyek percontohan.
Kejagung menetapkan empat tersangka baru kasus korupsi IUP PT QSS terkait dugaan ekspor bauksit ilegal di Kalimantan Barat.