Dukung Kemandirian Difabel, Pemkab Gunungkidul Salurkan Alat Bantu
Pemkab Gunungkidul menyalurkan alat bantu bagi kelompok difabel untuk menunjang aktivitas dan mendorong kemandirian.
Ilustrasi Terminal Dhaksinarga, Selang, Wonosari./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jelang lebaran kondisi di Terminal Dhaksinarga di Kalurahan Selang, Wonosari masih relatif lengang. Diperpkirakan puncak mudik terjadi pada 19-21 April 2023.
Koordinator Satuan Pelayanan https://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2023/04/05/513/1131308/penumpang-sepi-ini-curhatan-penjual-tiket-di-terminal-dhaksinarga-gunungkidul, Aris Farwanto mengatakan belum ada lonjakan aktivtas jelang mudik Lebaran di terminal. Pasalnya, kondisi masih relatif sepi dan belum ada kenaikan.
Ia mencontohkan, hingga Minggu (16/4/2023) siang jumlah penumpang yang turun sebanyak 21 penumpang. Rinciannya, penumpang antarkota dalam provinsi hanya 10 orang dan antarkota antarprovinsi sebanyak 11 orang. “Memang belum ada kenaikan terkait dengan kedatangan pemudik,” katanya.
BACA JUGA: Penumpang Sepi, Ini Curhatan Penjual Tiket di Terminal Dhaksinarga Gunungkidul
Aris memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 19-21 April karena bersamaan dengan adanya program mudik gratis dari Pemerintah Pusat. Total ada delapan armada bus yang akan masuk ke Terminal Dhaksinarga. “Pasti dengan adanya program mudik gratis yang masuk maka berdampak terhadap jumlah penumpang yang turun,” katanya.
Menurut dia, untuk kelancaran arus mudik maupun balik terus berkoordinasi dengan dinas perhubungan maupun Polres Gunungkidul. “Di area terminal juga dibangun satu pos pengamanan yang melibatkan petugas gabungan,” katanya.
Salah seorang agen penjual tiket di Terminal Dhaksinarga, Rihas Murwanto mengatakan, Terminal Dhaksinarga merupakan salah satu tujuan mudik si DIY. Menurut dia, untuk kondisinya sekarang masih relatif sepi karena belum memasuki puncak mudik.
Rihas mengungkapkan, sesuai dengan penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya, aktivitas di terminal baru mengalami kenaikan signifikan pada saat arus balik. “Ya kalau sekarang masih relatif sepi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menyalurkan alat bantu bagi kelompok difabel untuk menunjang aktivitas dan mendorong kemandirian.
Benda merah menyala terlihat di langit Manisrenggo Klaten dan viral. Polisi mengecek dugaan benda tersebut merupakan rocket parachute flare.
Jajal LRT Jakarta bersama Prabowo, penyandang disabilitas, lansia, dan pelajar berbagi pengalaman soal aksesibilitas dan kenyamanan layanan.
Bansos DIY disiapkan digital mulai 2027. Pendataan warga berjalan, termasuk 128.000 warga Sleman dan proses sanggah penerima terindikasi judol.
Meta Description:Slemania, BCS, Brajamusti dan The Maident menandatangani komitmen bersama menjaga keamanan dan kondusivitas Super League 2026/2027.
JJLS Kelok 23 dinilai membuka peluang pengembangan wisata selatan DIY dengan mendorong kunjungan, okupansi hotel, dan belanja wisatawan.