Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Salah satu jendela yang terkena peluru di Puskesmas Depok 1, Jumat (12/5/2023)/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN–Puskesmas Depok 1 diserang orang tak dikenal. Sejumlah jendela terlihat berlubang akibat tembakan peluru berbentuk bulat, yang baru diketahui pada Jumat (12/5/2023). Polisi masih menyelidiki pelaku penembakan ini.
Dari pantauan Harian Jogja, terdapat total sebanyak lima lubang bekas peluru yang tersebar di empat kaca jendela depan puskesmas. Sejumlah polisi melakukan olah TKP, sementara aktivitas puskesmas berjalan seperti biasa.
BACA JUGA: Ini Wajah dan Identitas Pelaku Koboi Acungkan Pistol di Exit Tol Tomang
Satpam Puskesmas Depok 1, Bambang, mengatakan diperkirakan penembakan terjadi pada Kamis (11/5/2023) malam, ketika puskesmas dalam kondisi kosong. "Kejadian semalam, tepatnya kurang tahu," katanya.
Dari rekaman CCTV, diketahui sekitar pukul 22.00 WIB, ada motor berhenti di depan puskesmas. Namun pengendara motor tidak terlihat, hanya sorotan lampu motor yang tertangkap kamera. "Ga jelas, hanya motor, ga kelihatan orangnya," ungkapnya.
Puskesmas Depok 1 hanya melayani rawat jalan dan tidak buka 24 jam, sehingga saat terjadi penembakan, puskesmas dalam kondisi tidak ada orang. Tidak ada korban jiwa juga dalam kejadian ini. "Tidak ada korban," katanya.
Selain jendela, tidak ada kerusakan lainnya. Dari hasil olah TKP juga diketahui pelaku menembakkan total sebanyak tujuh kali dengan peluru gotri, namun hanya lima yang mengenai jendela. "Temuan peluru gotri, softgun, ada tujuh," ungkapnya.
BACA JUGA: Benda Asing Bersarang di Kepala Gadis 4 Tahun di Sleman, Polisi Curiga Penembakan
Adapun pelayanan puskesmas tetap berjalan seperti biasa. Pada Jumat (12/5/2023) pagi, pasien yang datang cukup ramai. Puskesmas Depok 1 juga masih tetap buka pada Sabtu (13/5/2023) pukul 08.00-11.00 WIB.
Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Sleman, Kompol Deni Irwansyah, mengatakan masih menyelidiki penembakan ini. "Kami masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Nanti kami follow up informasinya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.