Advertisement
Ada Penembakan Puskesmas, Bupati Sleman Imbau Tingkatkan Jaga Warga
Penembakan jendela - ist - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Puskesmas Depok 1 menjadi sasaran aksi penembakan menggunakan air gun oleh sekelompok orang pada Kamis (11/5/2023) malam lalu.
BACA JUGA: Penembakan Puskesmas Depok 1, Lima Orang Ditetapkan Jadi Tersangka
Advertisement
Merespon hal ini, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengimbau masyarakat untuk meningkatkan jaga warga.
Tak berselang lama dari penembakan tersebut, Polresta Sleman berhasil meringkus lima orang yang terlibat dalam aksi tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, penembakan ini dilatarbelakangi rasa sakit hati mantan satpam di puskesmas tersebut karena dipecat.
Kustini mengapresiasi langkah cepat kepolisian yang telah berhasil menangkap pelaku yang juga merupakan warga Sleman tersebut.
"Alhamdulilah, saya dapat kabar pelaku sudah langsung ketemu dan ditangkap," ungkap Kustini saat dikonfirmasi, Rabu (17/5/2023).
Mengantisipasi kejadian serupa, Kustini meminta peran kegiatan jaga warga lebih ditingkatkan. Terutama pada tempat fasilitas publik yang fungsinya vital untuk masyarakat, yang seharusnya aman dari segala bentuk tindakan kriminal.
"Untung ini kejadian malam, sehingga tidak ada orang [korban]. Kalau pada waktu pelayanan, tentu ini sangat bahaya. Maka peran jaga warga itu sendiri harus ditingkatkan. Terutama pada fasilitas publik," kata dia.
Terkait motif pelaku, Kustini mengaku akan berkomunikasi dengan kepala puskesmas tersebut. Meskipun begitu, pihaknya tidak bisa mentolelir tindakan tersebut.
"Apapun motifnya, tentu tindakannya tidak bisa dibenarkan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tangis Pecah Sambut Kepulangan Tiga Prajurit Gugur di Lebanon
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








