Siap-siap, Kamera ETLE Dipasang di Simpang Tiga Cepit Bantul
Polres Bantul menyiapkan ETLE di Simpang Tiga Cepit. Kamera berbasis AI belum terpasang dan waktu penerapannya masih menunggu.
Foto ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang bocah sekolah dasar (SD) asal Dlingo, Bantul diduga menjadi korban rudapaksa oleh ayah tirinya sendiri. Perbuatan itu dilakukan berulang kali kepada korban sejak satu tahun terakhir dan baru terungkap pada Februari 2023 lalu.
Perwakilan keluarga korban berinisial S menjelaskan, korban awalnya takut melaporkan dugaan rudapaksa itu. Perubahan perilaku juga tampak pada korban yang lebih sering terlihat diam dan tak banyak berbicara. Bahkan beberapa kali korban merasakan sakit pada alat kelaminnya.
BACA JUGA: Korban Pelecehan Seksual Guru Ngaji di Sleman Dapat Pendampingan
"Setelah diperiksa hasilnya infeksi saluran kencing (ISK). Ibu korban belum tahu kalau itu akibat dari perbuatan ayah tiri korban," jelasnya Rabu (24/5/2023).
Suatu kali korban kembali mengalami pelecehan seksual. Ia ditindih oleh ayah tirinya dan berusaha kabur lantas melaporkan kejadian itu ke kakeknya. Setelah berdiskusi dengan keluarga besar, diputuskan bahwa kasus itu dibawa ke ranah hukum.
"7 Maret 2023 lalu kami sudah resmi melaporkan kasus itu. Keluarga berharap agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal," jelasnya.
Dalam perjalanan kasus ini, pihak keluarga bahkan sempat didatangi oleh orang suruhan ayah tiri korban agar kasus itu tidak dibawa ke ranah hukum. Pihaknya meminta agar semuanya diselesaikan dengan musyawarah dan jalur damai.
"Yang datang itu orang lain dari pihak pelaku. Yang intinya kasus ini minta damai," ujarnya.
BACA JUGA: Terdakwa Pelecehan Seksual Atlet Gulat Jalani Persidangan
Namun, pada saat itu dirinya yang secara langsung menemui orang suruhan terduga pelaku, dengan disaksikan dukuh setempat secara tegas menolak tawaran damai itu. Pihaknya menginginkan kasus ini diselesaikan secara hukum.
"Pinginnya cepat diselesaikan penegak hukum dan pelaku dihukum seberat-beratnya," ungkapnya.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dugaan kekerasan seksual yang menimpa salah seorang bocah asal Dlingo itu. Pihaknya sekarang tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan mengumpulkan bukti-bukti untuk mengusut kejadian tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Bantul menyiapkan ETLE di Simpang Tiga Cepit. Kamera berbasis AI belum terpasang dan waktu penerapannya masih menunggu.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 28 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Cek 12 jadwal perjalanan dan tarif tetap Rp8.000.
Kemkomdigi meminta publik melihat utuh pernyataan Presiden Prabowo soal "londo ireng" dan menegaskan tidak ditujukan kepada profesi atau kelompok tertentu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 28 Juli 2026 tersedia dengan 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di Kantor DPP PDIP dan mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Polres Bantul menyita 307 botol miras berbagai merek dari 14 lokasi dalam operasi KRYD untuk menekan peredaran minuman keras ilegal.