Keracunan MBG di Jetis, Dinkes Bantul Temukan Bakteri Bacillus sp dalam Galantin
Dinkes Bantul menemukan bakteri Bacillus sp pada menu bistik galantin dalam kasus keracunan MBG di Jetis yang menimpa 53 orang.
Foto ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang bocah sekolah dasar (SD) asal Dlingo, Bantul diduga menjadi korban rudapaksa oleh ayah tirinya sendiri. Perbuatan itu dilakukan berulang kali kepada korban sejak satu tahun terakhir dan baru terungkap pada Februari 2023 lalu.
Perwakilan keluarga korban berinisial S menjelaskan, korban awalnya takut melaporkan dugaan rudapaksa itu. Perubahan perilaku juga tampak pada korban yang lebih sering terlihat diam dan tak banyak berbicara. Bahkan beberapa kali korban merasakan sakit pada alat kelaminnya.
BACA JUGA: Korban Pelecehan Seksual Guru Ngaji di Sleman Dapat Pendampingan
"Setelah diperiksa hasilnya infeksi saluran kencing (ISK). Ibu korban belum tahu kalau itu akibat dari perbuatan ayah tiri korban," jelasnya Rabu (24/5/2023).
Suatu kali korban kembali mengalami pelecehan seksual. Ia ditindih oleh ayah tirinya dan berusaha kabur lantas melaporkan kejadian itu ke kakeknya. Setelah berdiskusi dengan keluarga besar, diputuskan bahwa kasus itu dibawa ke ranah hukum.
"7 Maret 2023 lalu kami sudah resmi melaporkan kasus itu. Keluarga berharap agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal," jelasnya.
Dalam perjalanan kasus ini, pihak keluarga bahkan sempat didatangi oleh orang suruhan ayah tiri korban agar kasus itu tidak dibawa ke ranah hukum. Pihaknya meminta agar semuanya diselesaikan dengan musyawarah dan jalur damai.
"Yang datang itu orang lain dari pihak pelaku. Yang intinya kasus ini minta damai," ujarnya.
BACA JUGA: Terdakwa Pelecehan Seksual Atlet Gulat Jalani Persidangan
Namun, pada saat itu dirinya yang secara langsung menemui orang suruhan terduga pelaku, dengan disaksikan dukuh setempat secara tegas menolak tawaran damai itu. Pihaknya menginginkan kasus ini diselesaikan secara hukum.
"Pinginnya cepat diselesaikan penegak hukum dan pelaku dihukum seberat-beratnya," ungkapnya.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dugaan kekerasan seksual yang menimpa salah seorang bocah asal Dlingo itu. Pihaknya sekarang tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan mengumpulkan bukti-bukti untuk mengusut kejadian tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul menemukan bakteri Bacillus sp pada menu bistik galantin dalam kasus keracunan MBG di Jetis yang menimpa 53 orang.
Bos Xiaomi Indonesia Michael Feng memastikan mobil listrik Xiaomi akan dibawa ke Indonesia, tetapi waktunya masih harus menunggu.
Pemimpin perusahaan AI menyerukan perlambatan pengembangan model frontier demi keamanan. AS menghadapi dilema antara mitigasi risiko dan persaingan dengan China
PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA) kembali memperkuat komitmennya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini thalassemia
Bahlil Lahadalia enggan menjawab soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid dalam kasus suap HGB. Ia memilih memberi gestur finger heart.
Empat film baru tayang di bioskop Indonesia pada 17 September 2026. Ada Akal Imitasi, Istimewa, Taboo: The Silent Day, dan Urang Bunian.