SMA dan SMK di Perbatasan Gunungkidul Kekurangan Siswa
Sejumlah SMA dan SMK negeri di wilayah pinggiran Gunungkidul masih kekurangan siswa baru setelah SPMB 2026/2027 selesai diumumkan.
Ilustrasi Pemilu - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama jajaran Forum Pimpinan Komunikasi Daerah (Forkompida) dan perwakilan parpol mendeklarasikan pemilu aman damai dan berintegritas di Taman Budaya Gunungkidul, Sabtu (4/6/2023).
Deklarasi tersebut diharapkan tidak hanya sebatas slogan tetapi semua pihak diingatkan untuk berperan aktif dalam menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan itu. "Pelaksanaan Pemilu tinggal menyisakan beberapa bulan lagi. Adapun tahapan pelaksanaan juga sudah berjalan sesuai dengan jadwal yang disusun KPU," kata Ketua Bawaslu Gunungkidul, Tri Asmiyanto.
BACA JUGA: Bawaslu Daerah Diminta Serius Lakukan Mitigasi Kerawanan Pemilu
Untuk itu, Bawaslu mengajak semua elemen masyarakat, jajaran Forkompida hingga parpol agar berperan aktif dalam menjaga situasi dan kondisi tetap aman. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menggelar deklrasi Pemilu Damai dengan melibatkan berbagai pihak.
“Kesuksesan pemilu tidak hanya menjadi tugas dari penyelenggara. Tapi, masyarakat hingga parpol harus ikut berpartisipasi dengan menjaga keamanan dan ketertiban agar pelaksaan berjalan dengan lancar dan berintegritas,” kata Tri.
Dia berharap deklrasi damai jangan hanya sebatas slogan atau dimaknai sebagai tugas dan wewenang. Namun demikian, harus menjadi suatu kesadaran bahwa pemilu merupakan milik bersama sehingga semua pihak harus ikut berpartisipasi agar bisa berjalan sesuai dengan yang dicita-citakan.
“Masing-masing ada tugasnya, jadi peranya harus dijalankan. Misal bawaslu sebagai lembaga pengawasan, sedangkan, masyarakat bisa berpartisipasi dengan memberikan hak suaranya pada saat pemilihan berlangsung,” ungkapnya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Ketua Bawaslu DIY, Sutrisnowati. Menurut dia, pemilu adalah hajat bersama sehingga semua pihak (termasuk masyarakat) bertanggung jawab untuk menyukseskanya.
“Mari bersama-sama wujudkan pemilu yang aman damai dan berintegritas,” katanya.
Sutrisnowati mengungkapkan, pelaksaan deklarasi sebagai bentuk mitigasi agar masyarakat mau mengambil peran dala pengawasan di dalam tahapan pemilu. “Partisipasi dari masyarakat sangat dibutuhkan,” katanya.
Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto mengatakan, pelaksanaan deklarasi damai merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi dalam rangka menyukseskan pemilu. Ia berharap pelaksanaanya dapat berjalan dengan aman dan damai.
“Harapannya juga agar bisa menghasilkan wakil rakyat maupun pemimpin-pemimpin untuk lima tahun ke depan yang amanah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah SMA dan SMK negeri di wilayah pinggiran Gunungkidul masih kekurangan siswa baru setelah SPMB 2026/2027 selesai diumumkan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 7 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.
Polres Pamekasan memeriksa tiga orang terkait dugaan suap program MBG. Polisi juga akan memanggil seluruh kepala dapur MBG.
Simak tips memilih seragam sekolah yang nyaman, awet, dan sesuai aturan sekolah agar tidak salah beli saat tahun ajaran baru.
Pencarian dua remaja yang hilang di Gunung Bismo, Wonosobo, memasuki hari keenam. Tim gabungan masih menyisir sejumlah jalur.
Hari Pustakawan Nasional diperingati setiap 7 Juli. Simak sejarah, makna, dan peran pustakawan dalam memperkuat literasi di era digital.