Petani Gunungkidul Dapat Bantuan Program Mina Padi Rp1 Miliar
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Kelelahan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan Gunungkidul mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penyebaran penyakit saat musim kemarau. Langkah efektif dalam pencegahan yakni dengan terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan musim kemarau identik dengan suhu yang panas. Kondisi ini berpotensi menurunkan daya tahan tubuh karena dehidrasi sehingga rentan terserang sejumlah penyakit.
“Sama seperti saat musim hujan harus mewaspadai penyakit seperti DBD, saat kemarau juga ada,” ungkapnya, Senin (5/6/2023). Beberapa penyakit yang harus diwaspadai di antaran infeksi saluran pernafasan (Ispa) dan radang mata akibat terkena debu.
Selain itu, juga ada potensi lain seperti penyakit kuli dikarenakan sumber air yang mengalami penyusutan. Untuk mencegah terjadinya dehindrasi, masyarakat Gunungkidul diminta banyak meminum air putih. Daya tahan tubuh juga bisa dijaga dengan terus menjalankan pola hidup bersih dan sehat serta rutin berolahraga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Nvidia dan Firmus bangun pusat AI raksasa di Batam dengan 170 ribu GPU, menjadikan Indonesia hub komputasi AI Asia Pasifik.
Kebiasaan mengeluh berlebihan bisa berdampak pada hubungan sosial dan kesehatan mental menurut psikologi modern.
Cara hemat kuota WhatsApp dengan mematikan unduhan otomatis, mengatur backup, dan membatasi data latar belakang agar internet tidak boros.
Ford akui kesalahan penerapan AI di produksi, kembali rekrut insinyur veteran untuk tingkatkan kualitas kendaraan dan efisiensi.
DPMKP2KB Gunungkidul meminta panitia pilur di 31 kalurahan segera menyelesaikan tata tertib dan anggaran menjelang tahapan krusial Juli 2026.