Pemkot Jogja Target Jalan Inspeksi Bantaran Sungai Terhubung di 2030
Pemkot Jogja menargetkan seluruh jalan inspeksi di bantaran Sungai Code, Winongo, dan Gajah Wong terhubung pada 2030 untuk meningkatkan keselamatan warga.
Petugas Disdikpora DIY (kiri) melakukan verifikasi berkas pengajuan penambahan nilai prestasi nonakademik. /Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA–Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY kembali menggelar posko aduan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Meski begitu, tahun ini aduan yang diterima Disdikpora DIY melalui posko tersebut tidak signifikan, karena sebagian besar aduan telah dilayani melalui sistem PPDB.
Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya menyampaikan mayoritas aduan penyelenggaraan PPDB DIY tahun ini telah dilayani melalui sistem, sehingga posko aduan PPDB tak seramai tahun lalu. “Posko tidak seramai tahun lalu, karena sudah banyak dilayani dengan sistem,” katanya, Senin (12/6/2023).
BACA JUGA : Aktivasi Token PPDB SMA/SMK DIY Dimulai 15 Juni 2023, Ini Linknya
Didik menyampaikan untuk mempermudah penyampaian aduan terkait penyelenggaraan PPDB, pihaknya telah merancang sistem aduan daring melalui bit.ly/AduanDikpora, whatsapp, telepon, email dan e-lapor.
Dengan mengakses sejumlah layanan tersebut, orang tua murid dapat menyampaikan aduannya dengan lebih mudah tanpa perlu datang ke Disdikpora DIY. Misalnya dalam form aduan melalui google form, orang tua murid dapat mengisi identitas, nomor telepon, dan jenis aduannya. Kemudian, setelah form aduan tersebut disubmit, maka akan ditindaklanjuti oleh Disdikpora DIY. Kemudian tindak lanjut hasil aduan tersebut akan disampaikan melalui nomor telepon yang tercantum pada form aduan tersebut.
Didik menyampaikan tahun ini jumlah lulusan SMP mencapai 55.000 orang, sedangkan daya tampung SMA/SMK Negeri ada 32.000 orang. Tingginya rentang jumlah lulusan SMP dengan daya tampung SMA/SMK Negeri tersebut menurut Didik membuat persaingan yang ada cukup tinggi.
BACA JUGA : Kesulitan Daftar PPDB, Operator Sekolah Siap Membantu
“Otomatis memang ada siswa yang tidak harus berada di sekolah negeri. Karena bagaimanapun juga sekolah yang diselenggarakan masyarakat adalah mitra, ada juga yang berada di madrasah yang diadakan oleh Kementerian Agama [Kemenag],” katanya.
Dalam menghadapi PPDB kali ini, Didiik mengimbau agar orang tua dapat memperhatikan dengan seksama jadwal untuk setiap jalur PPDB yang ada. “Tolong perhatikan jadwal masing-masing, karena kita menggunakan sistem, ketika sistem sudah tutup enggak bisa dibuka lagi,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menargetkan seluruh jalan inspeksi di bantaran Sungai Code, Winongo, dan Gajah Wong terhubung pada 2030 untuk meningkatkan keselamatan warga.
Waze luncurkan 5 fitur baru: lapor jalan pakai AI Gemini, mode motor, navigasi personal, dan Less Chatty. Pengalaman berkendara makin cerdas & nyaman.
Alexandra Daddario diusir petugas usai nekat menyelinap ke tribun saat nonton Inggris vs Norwegia di Piala Dunia 2026. Aksi spontan ini justru menuai pujian.
Peserta TKA SMA/SMK 2026 wajib memahami hak dan kewajiban sebelum ujian. Simak aturan terbaru, jadwal pelaksanaan, hingga cara memperoleh Sertifikat Hasil TKA.
Bellingham samai rekor Maradona dengan 2 gol di dua laga gugur Piala Dunia 2026, tapi tetap rendah hati: dia 10 juta kali lebih hebat. Inggris vs Argentina.
8 mitra PSEL tahap II resmi dipilih untuk kelola sampah jadi listrik di 20 daerah. Konsorsium Indonesia, Prancis, China terlibat. Proyek masih bersyarat menuju