Proyel Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 Capai 86 Persen, Masuk Tahap Cor Beton
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 mencapai 86%. Pengerjaan kini memasuki tahap pengecoran rigid pavement di atas ring road utara Sleman.
Suasana Seminar Nasional dan Rapat Pleno Majelis Dewan Guru Besar Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (MDGB PTNBH) dan jumpa pers di Balai Senat UGM pada Jumat (16/6/2023). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Majelis Dewan Guru Besar Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (MDGB PTNBH) menggelar Seminar Nasional dan Rapat Pleno bertajuk Pancasila Dalam Pengamalan Keilmuan dan Praktik Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. Nantinya buah pemikiran para guru besar dari seminar ini akan dibagikan kepada publik.
Ketua Majelis Dewan Guru Besar PTNBH, Harkristuti Hakrisnowo menerangkan seminar dan rapat pleno ini mulanya digagas oleh Dewan Guru Besar UGM yang merasa prihatin mengenai eksistensi Pancasila. Pancasila yang disebut menjadi filsafat, ideologi, akan tetapi ternyata tidak bisa menjadi bintang pengarah.
"Kami merasa bahwa ini belum dijadikan, belum diamalkan dan belum dijadikan dasar praktik kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya pada Jumat (16/6/2023) di Balai Senat UGM.
Harkristuti berharap ada penanganan serius untuk menangani masalah ini. Termasuk bagaimana Pancasila seharusnya dimaknai dan diimplementasikan.
"Sebagai Akademisi kami berharap bahwa kita akan lebih serius untuk menangani masalah ini. Bagaimana Pancasila harus dimaknai dan bagaimana dia harus diimplementasikan dalam kehidupan bernegara. Terutama oleh para pengambil keputusan," tegasnya.
Sekretaris DGB UGM, M. Baiquni menambahkan pertemuan MDGB PTNBH ini juga membahas Pancasila untuk memberikan satu payung ataupun menjadi pengigat bahwa dasar bernegara dan berbangsa ini akan menjadi kunci kebaikan bersama. Dia berharap nantinya pemikiran para dewan guru besar yang akan dikemukakan besok ke publik dapat membuat situasi politik lebih sejuk.
"Menjadi kunci untuk kebaikan bersama. Oleh karena itu diharapakan dalam tahun politik ini bisa menjadi lebih adem, lebih sejuk dengan pemikiran dewan guru besar yang besok akan kita sampaikan kepada publik," ujarnya.
"Politik pancasila kita adalah politik keilmuan untuk kebangsaan dan kenegaraan. Untuk semuanya," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 mencapai 86%. Pengerjaan kini memasuki tahap pengecoran rigid pavement di atas ring road utara Sleman.
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
PDIP Jawa Tengah belum menentukan sikap atas penangkapan Bupati Sukoharjo Etik Suryani oleh KPK. Partai masih menunggu rilis resmi.
Parfait stroberi dan yogurt kaya protein, serat, dan probiotik, bantu kenyang lebih lama dan dukung program penurunan berat badan.
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
Polda Metro Jaya masih menelusuri kepemilikan aset dalam kasus korupsi dan TPPU. Penggeledahan dilakukan di 13 lokasi di Jakarta hingga Bogor.