Seruan Aksi 27 Agustus Beredar, Polda DIY Siagakan Personel
Polda DIY belum menerima surat pemberitahuan aksi 27 Agustus 2026 yang beredar di medsos, tetapi personel tetap disiagakan.
Suasana Seminar Nasional dan Rapat Pleno Majelis Dewan Guru Besar Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (MDGB PTNBH) dan jumpa pers di Balai Senat UGM pada Jumat (16/6/2023). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Majelis Dewan Guru Besar Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (MDGB PTNBH) menggelar Seminar Nasional dan Rapat Pleno bertajuk Pancasila Dalam Pengamalan Keilmuan dan Praktik Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. Nantinya buah pemikiran para guru besar dari seminar ini akan dibagikan kepada publik.
Ketua Majelis Dewan Guru Besar PTNBH, Harkristuti Hakrisnowo menerangkan seminar dan rapat pleno ini mulanya digagas oleh Dewan Guru Besar UGM yang merasa prihatin mengenai eksistensi Pancasila. Pancasila yang disebut menjadi filsafat, ideologi, akan tetapi ternyata tidak bisa menjadi bintang pengarah.
"Kami merasa bahwa ini belum dijadikan, belum diamalkan dan belum dijadikan dasar praktik kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya pada Jumat (16/6/2023) di Balai Senat UGM.
Harkristuti berharap ada penanganan serius untuk menangani masalah ini. Termasuk bagaimana Pancasila seharusnya dimaknai dan diimplementasikan.
"Sebagai Akademisi kami berharap bahwa kita akan lebih serius untuk menangani masalah ini. Bagaimana Pancasila harus dimaknai dan bagaimana dia harus diimplementasikan dalam kehidupan bernegara. Terutama oleh para pengambil keputusan," tegasnya.
Sekretaris DGB UGM, M. Baiquni menambahkan pertemuan MDGB PTNBH ini juga membahas Pancasila untuk memberikan satu payung ataupun menjadi pengigat bahwa dasar bernegara dan berbangsa ini akan menjadi kunci kebaikan bersama. Dia berharap nantinya pemikiran para dewan guru besar yang akan dikemukakan besok ke publik dapat membuat situasi politik lebih sejuk.
"Menjadi kunci untuk kebaikan bersama. Oleh karena itu diharapakan dalam tahun politik ini bisa menjadi lebih adem, lebih sejuk dengan pemikiran dewan guru besar yang besok akan kita sampaikan kepada publik," ujarnya.
"Politik pancasila kita adalah politik keilmuan untuk kebangsaan dan kenegaraan. Untuk semuanya," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda DIY belum menerima surat pemberitahuan aksi 27 Agustus 2026 yang beredar di medsos, tetapi personel tetap disiagakan.
CJIBF 2026 di Jakarta mencatat potensi investasi Rp19,07 triliun untuk Jawa Tengah, termasuk komitmen dari investor China.
Izan Guevara dipastikan naik ke MotoGP 2027 bersama Prima Pramac Yamaha, menyusul Daniel Holgado dan David Alonso.
Astra Motor Safety Riding Center Jogja membekali 45 mahasiswa UNY dengan edukasi safety riding dan praktik berkendara aman.
Arie Sujito meminta pemerintah membenahi kebijakan setelah aksi demonstrasi. Ia menyoroti krisis ekonomi, politik, hukum, dan ketidakpercayaan publik.
Pemkot Jogja mendorong Koperasi Kelurahan Merah Putih didukung pengurus kompeten. Dari 45 koperasi, 30 sudah beroperasi.