LBH Jogja Ungkap Kronologi Bentrok Malioboro hingga Tugu Jogja
LBH Jogja mengungkap dugaan awal kericuhan Malioboro pada 28 Oktober 2026, termasuk serangan terhadap demonstran dan pengerahan polisi.
Kerusakan akibat gempa di Kulonprogo, Jumat (30/6/2023) malam.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Gempa bumi terkini yang mengguncang DIY dengan magnitudo 6,4 menyebabkan empat bangunan di empat kalurahan di Kabupaten Kulonprogo rusak.
Komandan TRC BPBD Kulonprogo, Sunardi mengatakan gempa yang terjadi menyebabkan empat bangunan di empat kalurahan rusak.
“Ada empat bangunan di empat kalurahan yang rusak seperti di Brosot, Giripeni, Banjararum, dan Bumirejo,” kata Sunardi dihubungi pada Jumat (30/6/2023).
BACA JUGA : Dampak Kerusakan Gempa Magnitudo 6,4 Bantul, Genteng Rontok
Sunardi menambahkan di Brosot, Kapanewon Galur, tepatnya di Dusun Kutan, terdapat sebuah rumah milik Isro yang mengalami retak tembok. Lalu, di Perumahan Persada Giripeni, Kapanewon Wates, juga terdapat rumah dengan tembok retak milik Tomotius.
“Di Padukuhan Ngipikrejo, Banjararum, Kapanewon Kalibawang ada juga tembok retak ditambah genting yang melorot,” katanya.
Satu bangunan lain yang juga terdampak gempa terkini Bantul adalah di RSU Rizki Amalia Medika dengan kerusakan tembok keramik pecah dan rontok. Selain itu dua travo konslet yaitu di timur Stadion Cangkring dan di Kriyan, Karangwuni, Kapanewon Wates.
“Sekarang masih proses pendataan kerusakan. Di Kalurahan Panjatan saja banyak kejadian [rumah rusak]. Di Giripeni malah ada lima titik yang rusak dan akan terus bertambah [dari wilayah lain],” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LBH Jogja mengungkap dugaan awal kericuhan Malioboro pada 28 Oktober 2026, termasuk serangan terhadap demonstran dan pengerahan polisi.
Jasad perempuan ditemukan di sungai kawasan Air Terjun Suwono Indah Park Ngawi. Polisi meminta warga yang kehilangan keluarga melapor.
PSIM Jogja meraih kemenangan perdana di Super League 2026/2027 setelah comeback dan mengalahkan Borneo FC dengan skor 2-1.
Pemilu Serbia dan Brasil menunjukkan perbedaan gelombang antikemapanan. Simak faktor pemicu dan tiga skenario politik dunia hingga 2027.
DPRD Sleman menyoroti pentingnya evaluasi berkala, pemutakhiran data keluarga berisiko, dan koordinasi lintas sektor untuk menekan stunting.
Komnas HAM meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga trauma akibat penggeledahan ponpes di Sukoharjo.