100 Pamong Kalurahan Sleman Purna Tugas 2026, Ini Rinciannya
Sebanyak 100 pamong kalurahan Sleman purna tugas pada 2026. Pengisian jabatan dilakukan bertahap sesuai waktu kekosongan.
HIV/AIDS - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO--Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulonprogo mencatatkan kasus kumulatif Human Immunodeficiency Virus (HIV) tertinggi berada di Kapanewon Wates dibandingkan sebelas kapanewon lain.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kulonprogo, Rina Nuryati mengatakan bahwa kasus HIV di Kapanewon Wates secara kumulatif sejak 2011 mencapai 44 kasus.
“Untuk kasus di Wates ada 44 kasus. Sedangkan untuk jumlah hidup ada 24 orang. Jumlah tersebut kumulatif sejak 2011. Memang tergolong tinggi karena populasi kunci banyak di Wates,” kata Rina, Selasa (4/7/2023).
Setelah Wates, Kapanewon Panjatan menempati posisi kedua dengan jumlah kasus mencapai 41 dengan jumlah hidup 20 orang. Lalu, Kapanewon Lendah menempati posisi ketiga dengan 38 kasus; di Temon 33 kasus, di Galur dan Kokap masing-masing ada 32 kasus, dan di Pengasih ada 29.
Sisanya, di Kapanewon Sentolo dengan 26 kasus, di Nanggulan, Girimulyo, dan Samigaluh masing-masing 18 kasus, terakhir di Kalibawang dengan 10 kasus.
BACA JUGA: Sembelih Sapi Anthrax, 85 Warga Semanu Gunungkidul Positif dan 1 Meninggal Dunia
Rina menambahkan penemuan kasus baru HIV selama semester pertama 2023 mencapai 20 kasus. Apabila melihat data Dinkes Kulonprogo, penemuan kasus baru HIV selama 10 tahun terakhir tergolong fluktuatif.
Tahun 2013, penemuan kasus baru HIV mencapai 13 kasus, lalu naik di tahun 2014 menjadi 25, kemudian turun menjadi 24. Tahun 2016, jumlah kasus baru HIV turun menjadi 15, namun dua tahun setelahnya naik menjadi 34 kasus dan 51 kasus.
“Pada tahun 2019 ada 31, lalu satu tahun setelahnya 27 kasus. Memang turun. Tapi naik lagi pada tahun 2021 jadi 30 kasus baru. Puncaknya pada tahun 2022 dengan 57 kasus baru,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo, Sri Budi Utami mengatakan bahwa Kapanewon Wates menjadi lokasi dengan kasus kumulatif HIV tertinggi, karena Wates masuk wilayah perkotaan dengan jumlah penduduk paling banyak di antara dua belas kapanewon yang ada.
“Karena itu, persentase risiko terjangkit HIV di Wates lebih besar. Selain alasan tersebut, populasi kunci penderita HIV di Wates memang paling banyak dibandingkan wilayah lain,” kata Sri dihubungi, Selasa (4/7/2023).
Sri menambahkan bahwa Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) yang disebabkan oleh HIV menjadi permasalahan tersendiri yang dihadapi di Kabupaten Kulonprogo.
“Baik AIDS, Tuberculosis, maupun Malaria [ATM] itu masih menjadi permasalah tersendiri di Kulonprogo. AIDS di sini memang menunjukkan tren peningkatan. Perluasan skrining di kelompok populasi kunci terus dikembangkan agar dapat menjangkau semua sasaran. Penyiapan fasilitas kesehatan yang mampu menangani AIDS juga ditambah,” katanya.
Tegas dia, untuk mengatasi ketiga masalah tersebut, Dinas Kesehatan tidak akan mampu berjuang sendiri. Perlu dukungan dan kerja sama dari semua sektor baik pemerintah maupun swasta. Karena itu, beberapa waktu lalu Resilient Sustainable System For Health (RSSH) ATM Asosiasi Dinas Kesehatan (Adinkes) telah mendorong pertemuan multisektor. “Dalam kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan komitmen untuk berperan dalam eliminasi ATM 2030,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 100 pamong kalurahan Sleman purna tugas pada 2026. Pengisian jabatan dilakukan bertahap sesuai waktu kekosongan.
Thailand siapkan overhaul pajak kendaraan setelah Indonesia rayu Toyota pindahkan produksi. Tarif cukai lebih rendah untuk produsen lokal, lebih tinggi untuk CB
Toyota Kijang Innova Zenix HEV masih menjadi mobil hybrid terlaris Juli 2026. Mitsubishi Xforce HEV langsung masuk jajaran 10 besar.
iPhone 17 raih skor 157 di DxOMark, naik 10 poin dari iPhone 16. Kamera ultrawide 48MP jadi peningkatan utama, tapi ketiadaan lensa telefoto masih jadi kelemaha
Putri Kusuma Wardani lolos ke babak kedua Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah mengalahkan Mikaela Joy De Guzman 21-12, 21-6.
Polsek Semin masih menyelidiki kasus pembuangan bayi di Kemejing, Gunungkidul. Enam saksi telah diperiksa, sementara bayi dirawat di LPKA An Nur Srimpi.