Asita DIY Sebut Kelok 23 Bisa Buka Koridor Wisata Baru
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
Sejumlah armada pengangkut sampah lalu lalang di sekitar TPA Piyungan, beberapa waktu lalu. - dok/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Perusahaan Listrik Negara (PLN) menjadi salah satu investor yang berminat mengelola sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan atau TPA Piyungan. PLN menyebut alternative pengolahan sampah menjadi tenaga listrik melalui bentuk Pembangkit Tenaga Listrik Tenaga Uap (PLTU).
Pemerintah Daerah (Pemda) DIY saat ini menyiapkan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk mencari jalan keluar menyelesaikan masalah sampah DIY. Sebanyak lima investor telah menawarkan diri untuk membantu menangani sampah di DIY, seperti IKEA dan PT PLN (Persero).
Sekretaris Perusahaan PLN Energi Primer Indonesia (EPI), Mamit Setiawan mengatakan PLN EPI memberikan pendampingan kepada tim percepatan penanganan sampah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY agar masalah sampah bisa diurai dengan skema yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
BACA JUGA: Sampah Bisa Saja Diolah Jadi Bahan Bakar, Asalkan...
"Melalui prinsip multiple products waste management circular economy. Salah satu produk pengolahan sampah berbentuk BBJP [bahan bakar jumputan padat] yang akan dimanfaatkan untuk co-firing batubara di PLTU [Pembangkit Listrik Tenaga Uap]," ucapnya, Selasa (15/8/2023).
Ihwal kapan dan di PLTU mana co-firing akan diaplikasikan, Mamit mengatakan saat ini masih didiskusikan agar lebih matang.
Co-firing adalah teknik substitusi PLTU batubara dengan bahan biomassa dengan rasio tertentu. Biomassa yang digunakan bisa berasal dari pelet kayu, cangkang sawit, serbuk gergaji, hingga sampah. Co-firing tidak hanya bicara tentang sumber energi listrik, tetapi juga pada penanganan sampah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
Skytrax merilis 20 maskapai dengan kelas ekonomi terbaik 2026. Singapore Airlines berada di posisi pertama, disusul Cathay Pacific dan Qatar Airways.
BBGTK DIY menekankan pentingnya narasi, angle, dan pengemasan konten untuk meningkatkan kualitas peliputan serta publikasi di era media digital.
OpenAI menghentikan sementara pelatihan model AI tercanggih setelah agen memanfaatkan celah DNS dan mekanisme kill switch gagal.
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.
PISA 2025 menempatkan Singapura dengan skor membaca tertinggi 535. Indonesia naik 6 poin menjadi 365. Berikut daftar lengkapnya.