Hati-hati! Penipuan Booking Hotel di Jogja Kembali Marak
Penipuan reservasi hotel di Jogja kembali marak lewat nomor palsu di Google Maps. PHRI DIY imbau wisatawan lebih waspada.
Sri Sultan HB X/Antara-Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, JOGJA–Reformasi kalurahan merupakan salah satu kebijakan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memberdayakan warga desa sehingga upaya peningkatan ekonomi warga desa dapat terwujud.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menyampaikan melalui reformasi kalurahan perangkat desa bersama warganya dapat mengembangkan potensi yang ada di desa dengan cara memberdayakan masyarakat.
Kebijakan reformasi kalurahan tersebut menurut Sultan, perangkat kalurahan diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat desa.
BACA JUGA: Sultan HB X Ingin Anak Muda Berinisiatif Menumbuhkan Ekonomi Kalurahan
“Dengan reformasi kalurahan telah menjadi kebijakan, harapannya desa tidak hanya mengharapkan bantuan. Tapi masyarakat bersama lurah dan perangkat desa memiliki sistem manajemen yang baru, yang bisa membuka lapangan kerja baru, tergantung dari potensi desanya,” kata Sultan, Senin (21/8/2023).
Sultan pun berharap berbagai kelompok masyarakat yang ada di desa dapat turut bersama-sama mengembangkan potensi desanya agar desa tersebut dapat lebih maju dan mandiri tanpa meninggalkan budaya lokal sebagai pijakannya.
Menurut Sultan sejak awal Pemda DIY telah berupaya agar desa-desa di DIY terus tumbuh dan berkembang melalui berbagai program kegiatan di tingkat desa.
“Kami coba pertumbuhan ekonomi di Jogja diturunkan di tingkat kecamatan, sehingga desa punya kewajiban membuka lapangan kerja baru. Dan bagi para Lurah, kami tegaskan, kami tidak ingin mengulang kembali fakta-fakta masa lalu, di mana di desa tidak ada lapangan pekerjaan selain petani dan nelayan,” kata Sultan.
Menurut Sultan beberapa upaya menggali potensi desa dengan memberdayakan masyarakat pun dilakukan, antara lain melalui desa mandiri budaya di Nglanggeran dan Mangunan.
Dalam pembangunan desa mandiri tersebut, Sultan berharap reformasi kalurahan dapat meningkatkan pola pikir masyarakat juga turut berubah menjadi lebih kreatif, inovatif dan memiliki sistem manajemen yang lebih baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penipuan reservasi hotel di Jogja kembali marak lewat nomor palsu di Google Maps. PHRI DIY imbau wisatawan lebih waspada.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.