PDIP Sleman Gelar Sarasehan Kudatuli di Minggir, Perkuat Konsolidasi
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
Proyek Tol Jogja Solo./JIBI-Bisnis.com-Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Pematokan lahan untuk pembangunan tol Jogja Solo seksi 3 atau dikenal dengan ruas tol Jogja YIA terus dilakukan setelah mendapatkan izin penetapan lokasi (IPL) dari Gubernur DIY.
Pemasangan patok lahan terdampak telah dilakukan sejak Senin (21/8/2023) lalu dari Dusun Rajek Lor, Tirtoadi, Mlati, Sleman. Di dusun ini ada 127 bidang lahan milik warga yang terdampak pembangunan jalan tol Jogja Solo seksi 3 atau ruas Jogja YIA.
Pematokan ini untuk menentukan Right of Way atau RoW yang merupakan ruang milik jalan tol dari sebidang tanah di kiri dan kanan jalan yang berfungsi sebagai pengaman konstruksi, baik konstruksi yang terletak pada permukaan, di bawah permukaan, maupun di atas permukaan tanah.
BACA JUGA : Terbaru! Ini Peta Tol Jogja YIA dan Perkiraan Dampak Perkembangan Kawasan
Setelah di kawasan Tirtoadi, pematokan kemudian bergeser ke arah selatan menuju Nogotirto, Gamping, Sleman. Di ruas ini jalan tol akan melawati sepanjang ringroad barat.
Petugas melakukan pemasangan patok di sisi barat dan timur ruas Ringroad dan sisi tengah. Pematokan sisi tengah ini dilakukan sebagai titik lokasi pembangunan tiang pancang tol Jogja YIA yang nanti konstruksinya direncanakan melayang di sepanjang ringroad.
ecara umum menyambung dari Junction Sleman berlokasi di Mlati, Sleman yang menjadi pertemuan antara Jogja-Solo sesi 2 (Seksi 2) dari arah timur dan Jogja-Bawen dari arah barat kemudian Jogja-YIA menyambung ke arah selatan.
Berdasarkan peta trase, tol Jogja Solo seksi 3 ini direncanakan melayang untuk sepanjang ringroad barat. Konstruksi melayang ini kemudian menurun ketika sampai di sebelum lampu bangjo Pelem Gurih atau di sebelah utaranya berbelok ke barat. Tol akan mengikuti sepanjang jalur rel kereta api dengan titik lokasi di sebelah utara Jalan Jogja-Wates.
Setidaknya ada empat simpang susun di sepanjang tol dari Gamping hingga Bandara YIA. Simpang susun merupakan persimpangan jalan tidak sebidang di mana kendaraan dapat melakukan perpindahan dari satu jalan ke jalan lainnya tanpa harus berhenti terlebih dahul. Merupakan persimpangan yang biasanya diterapkan pada jalan bebas hambatan di mana konflik silang dihindari. Bahas mudahnya simpang susun ini biasa disebut dengan exit toll.
BACA JUGA : Dibangun di Padukuhan Ini, Exit Tol Jogja-YIA Punya Akses Khusus ke Bandara
Saat ini IPL jalan tol Jogja Solo seksi 3 atau Jogja-YIA sudah terbit untuk wilayah Sleman dan Bantul. Sedangkan untuk lahan terdampak di wilayah Kulonprogo masih dalam proses konsultasi publik.
Luas lahan yang dibutuhkan untuk tol Jogja-YIA sekitar 3.400 bidang untuk dua Kabupaten. Rinciannya, lahan di kabupaten Sleman 2.500an bidang dan Bantul 800-an bidang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
Indonesia mengirim 432 atlet untuk bertanding pada 35 cabang olahraga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung di Jepang.
OpenAI menyelidiki dugaan agen AI yang lolos pengawasan internal. Kasus serupa di Anthropic memicu desakan regulasi keamanan AI yang lebih ketat.
Maestro seni lukis Nasirun wafat di Bantul. Sahabat mengenang hari-hari terakhir, sosoknya yang rendah hati, dan tawa yang tak pernah hilang.
Polresta Magelang menggagalkan dugaan tawuran pelajar di Ngluwar. Sebanyak 12 orang diamankan dan tiga celurit disita sebagai barang bukti.
Kemenkeu memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis dipisahkan dari anggaran pendidikan mulai APBN 2028 sesuai putusan MK.