Tiang PJU Jogja Diusulkan Jadi Smart Pole, Ini Manfaatnya
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X/Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA—Kondisi global yang belakangan penuh ketidakpastian dinilai menjadi tantangan bagi sektor pariwisata di Indonesia, khususnya DIY, untuk mendatangkan wisatawan mancanegara. Dalam menghadapi tantangan tersebut, Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) diharapkan turut membantu pemerintah mendatangkan wisatawan mancanegara.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menilai saat ini kondisi penerbangan di Indonesia belum pulih total usai pandemi. Selain itu menurut Sultan adanya perang Rusia-Ukraina juga berdampak pada kondisi ekonomi di Eropa, yang merupakan pasar pariwisata Indonesia. Kondisi tersebut menurut Sultan akan berdampak pada kedatangan wisatawan mancanegara ke Indonesia.
BACA JUGA : Sultan HB X: Proyek Infrastruktur di DIY Menyokong Wisata Joglosemar
“Tentu menjadi harapan bersama bagaimana kita bisa mendatangkan turis sebanyak-banyaknya. Tapi dengan kondisi global saat ini yang belum benar-benar membaik, harus kita pikirkan jalan keluarnya,” kata Sultan dalam Gala Dinner Rakernas ASITA IV di Kompleks Kepatihan, Selasa (29/8/2023) malam.
Dalam menghadapi tantangan tersebut, Sultan berharap ASITA dapat memiliki program yang dapat membantu pemerintah pusat dan Pemda DIY mendatangkan wisatawan mancanegara sebanyak-banyaknya.
“Saya berharap, ASITA bisa ikut memikirkan bagaimana kita semua bisa menatap masa depan dunia pariwisata yang lebih baik dengan kondisi global yang tidak ada kepastian seperti saat ini,” kata Sultan.
BACA JUGA : Unggulkan Keberagaman Budaya, Kampung Wisata Sosromenduran Juara Lomba Desa Wisata
Sultan berharap melalui program inovasi yang dihadirkan ASITA untuk dapat menarik wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia, maka pariwisata dalam negeri dapat berharap di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian.
“Jika bicara tentang kondisi pariwisata, isu-isu terkini itu menjadi sangat peka. Jadi saya berharap ASITA bisa betul-betul berpikir realistis untuk menghadapi tantangan yang ada dan bisa survive dalam menghadapi masalah saat ini,” kata Sultan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menilai kini waktu tepat mengakhiri perang dengan AS saat Iran berada dalam posisi kuat dan bermartabat.
PBB menyebut wabah Ebola di RD Kongo menyebar cepat. Kasus mencapai 5.208 dengan 2.476 kematian, sementara kebutuhan dana terus meningkat.
Kejagung melimpahkan Yeka Hendra dan barang bukti ke JPU Kejari Jakarta Pusat untuk segera disidangkan terkait perkara korupsi ekspor CPO.
Kimi Antonelli menjadi yang tercepat di FP1 GP Belanda di Zandvoort. Simak hasil lengkap 10 besar dan kabar terbaru Max Verstappen.
Harda Kiswaya resmi dilantik sebagai Ketua IKA UII DIY. Ia menekankan peran alumni dalam menjaga almamater dan memberi manfaat bagi masyarakat