Kasus Daycare Little Aresha Jogja: 32 Anak Divisum, Ini Tujuannya
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Istri Wakil Gubernur DIY, GBRay Paku Alam X (tengah) menari bersama para penari di Sibakul Malioboro Menari 2023./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA—Ribuan penari berbusana tradisional memadati sepanjang Jalan Malioboro, Minggu (3/9/2023) sore WIB. Secara bersama-sama, mereka menari dalam acara bertajuk Sibakul Malioboro Menari 2023.
Aksi para penari line dance yang berbusana trasidional Nusantara dan syal batik tersebut berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri).
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi menyampaikan tarian tersebut disajikan untuk mempromosikan produk UMKM Teras Malioboro 1 kepada masyarakat luas.
“Sebagai bentuk digitalisasi model pembinaan sirkuler dan ajang promosi terhadap produk UMKM di DIY, maka SiBakul Malioboro Menari 2023 digelar. Harapannya event massal ini akan semakin mendekatkan Sibakul kepada masyarakat luas dan seluruh Indonesia,” katanya Sabtu (2/9/2023).
BACA JUGA: Malioboro Berubah Drastis 2 Tahun Lagi, Begini Gambarannya
Dalam acara itu, terdapat sekitar 1.700 penari yang berasal dari kalangan masyarakat umum kabupaten/kota DIY, aparatur sipil negara (ASN), dan pelaku UMKM. Selain itu, ada juga anggota Universal Line Dance Indonesia dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, Bali, DKI Jakarta, Bangka Belitung dan Kalimantan Tengah.
Lebih dari sekadar penampilan line dance dan pemecahan rekor, event tersebut juga dimaksudkan untuk menumbuhkan ketahanan ekonomi pelaku UMKM di Teras Malioboro 1 serta di sepanjang Sumbu Filosofi.
Salah satu buktinya adalah penggunaan syal oleh para penari. Dalam event tersebut, kata Siwi, para penari mengenakan selendang bernuansa kuning hasil karya pelaku UMKM binaan Sibakul.
“Kami patut berbangga karena syal yang digunakan adalah produk UMKM binaan Pemda DIY melalui Sibakul,” katanya.
Ketua Dekranasda DIY, GKR Hemas mengapresiasi terselenggaranya event tersebut. Menurut GKR Hemas kehadiran event tersebut dapat menarik minat masyarakat untuk membeli produk UMKM DIY.
“Ini adalah salah satunya yang bisa kita lakukan untuk memasarkan produk-produk yang ada di DIY. Dalam peningkatan ekonomi DIY kita memang harus bekerjasama dengan hadirnya acara ini bisa turut memeriahkan pemasaran produk UMKM,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini digelar di Kantor PJR Prambanan mulai pukul 08.30–13.00 WIB. Berikut syarat perpanjangan SIM.
Inter Milan gagal menang setelah ditahan Hellas Verona 1-1 pada pekan ke-37 Liga Italia 2025/2026 di Giuseppe Meazza.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.