Misi Bangkit PSS Sleman, Pieter Huistra Incar Tiga Poin di Maguwoharjo
PSS Sleman membidik tiga poin saat menjamu Madura United di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/9/2026), setelah kalah dari Bali.
Kendaraan proyek beroperasi di area pembangunan tol Jogja-Solo seksi paket 2.2B Trihanggo-Junction Sleman pada Senin (28/8/2023)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Salah satu jaringan perpipaan PDAM di Janturan Simping diketahui bersimpangan dengan boks saluran tol Solo-Jogja Paket 2.2 Junction Sleman-Trihanggo.
Meski demikian untuk menjaga eksistensi saluran PDAM, pihak kontraktor lebih memilih memindahkan letak boks proyek tol dalam desainnya ketimbang memindah pipa PDAM.
Humas PT Adhi Karya Pembangunan Tol Solo-Jogja Paket 2.2, Agung Murhandjanto menegaskan jaringan PDAM di area pembangunan proyek tol Solo-Jogja di Padukuhan Janturan Simping, Tirtoadi tidak akan dipindah. Meski saling melintang, pihak pengembang memilih mengalah dan mengutamakan saluran perpiaan PDAM.
"Jaringan PDAM ada [di area pembangunan], tapi kami yang menyesuaikan. Kami yang mengalah untuk boksnya," kata Agung pada Rabu (6/9/2023).
Pernyataan ini sekaligus memastikan tidak ada pemindahan pipa PDAM di kawasan pembangunan tol Solo-Jogja Paket 2.2 Junction Sleman Trihanggo. "Kami menggeser boksnya. Kan kalau jaringan PDAM yang ada di Tirtoadi itu kami yang mengalah. Artinya kami yang geser boksnya, jadi tidak terjadi pemindahan pipa PDAM," tegasnya.
BACA JUGA: Sejumlah Warga Terdampak Tol Jogja-YIA Belum Berikan Persetujuan, Konsultasi Publik Diulang?
Adapun boks yang dimaksud Agung merujuk pada bangunan beton cor yang berfungsi sebagai saluran air. Dalam desain awalnya, salah satu titik boks saluran air di Padukuhan Janturan-Simping, Tirtoadi, letaknya melintang dengan jaringan PDAM. Tetapi di kemudian hari, pihak pengembang memilih menggeser letak boks tersebut agar tidak bersimpangan dengan saluran air PDAM.
"[Boks] Cor-coran untuk saluran airnya itu, kita kan ada untuk saluran air itu. Itu kan kebetulan crossing sama pipa PDAM. Kami yang mengalah, kami yang geser saja lah supaya PDAM tetap eksis," ujarnya.
Di sisi lain, dari proses pemetaan tidak ditemukan adanya saluran PDAM Sleman di kawasan Ring Road terdampak tol yang melintang dengan boks proyek tol. "Kalau yang ring road tidak ada yang bersimpangan dengan PDAM, aman," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman membidik tiga poin saat menjamu Madura United di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/9/2026), setelah kalah dari Bali.
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dijadwalkan tiba di Jakarta 18 September 2026 dan disiapkan mendukung penanganan karhutla.
DLH Kulonprogo mendorong pengelola SPPG menguji limbah dapur MBG di laboratorium setelah muncul keluhan warga soal pencemaran.
Harga rumah di Jogja makin sulit dijangkau. REI DIY menyoroti kenaikan harga tanah dan material bangunan yang mencapai sekitar 25%.
Suahasil Nazara resmi menjadi Menkeu menggantikan Purbaya. Keberlanjutan pembiayaan Kopdes menghadapi jatuh tempo Rp40 triliun.
Sebanyak 189.473 warga Sleman menerima MBG hingga 16 September 2026. Belum ada sekolah yang dicoret dari daftar penerima.