Lulus dengan IPK 3,96, Dhea Ingin Kerja dan Kuliah S2 di Jepang
UPNVY mewisuda 1.436 lulusan. Rektor Mohamad Irhas Effendi menekankan kompetensi, adaptabilitas, karakter, dan kolaborasi di era AI.
Pengemudi melintasi Tol Jogja Solo yang dibuka fungsional di Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (15/4/2023)./Antara-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Lingkungan Hidup (Sleman) memiliki alasan tersendiri memilih pohon tabebuya sebagai pengganti pohon-pohon yang ditebang lantaran terdampak pembangunan tol Solo-Jogja-YIA Paket 2.2 di area ringroad.
Selain menghasilkan oksigen, tabebuya syarat akan nilai estetik yang dinilai dapat memberi kesan keindahan di sekitar jalan ringroad terdampak pembangunan jalan tol Solo-Jogja-YIA. "Kalau tabebuya ya memang manfaat oksigen pasti. Tapi ada manfaat lain yang diharapkan yaitu cantik," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sleman, Epiphana Kristiyani dihubungi pada Sabtu (16/9/2023).
Kecantikan tabebuya kata Epi, ditunjukan dari warna bunganya yang indah. "Kalau lihat di Magelang itu, di jalan itu, seperti itu [cantik]," imbuhnya.
Dengan demikian penanaman ulang kembali pohon-pohon di area ringroad setelah terdampak tol Solo-Jogja-YIA nantinya tidak hanya mengusung aspek produksi oksigen, juga bisa mencakup aspek keindahan kota. "Jadi ya kita ingin apapun yang terjadi kalau nanti ditanam di masyarakat ya tetap di lokasi yang ditanami itu secara estetika tetap ada," lanjutnya.
Panorama yang disuguhkan bunga-bunga tabebuya diharapkan Epi dapat memberikan dampak postif kapada masyarakat. "Harapannya bisa memberikan efek positif pada masyarakat sekitar. Artinya mereka kan kalau melihat sesuatu yang cantik-cantik itu pikirannya menjadi segar dan enak," kata dia.
Sebagaimana yang diketahui, 250 pohon perindang yang ditanam di area ring road bakal ditebang karena terdampak pembangunan tol. Ratusan pepohonan terdampak tersebut berjajar dari barat fly over Jombor sampai tikungan Ngawen. Pepohonan tersebut meliputi pohon yang ditanam di tengah jalan ringroad, di utara jalan ring road maupun di selatan jalannya.
Tabebuya selanjutnya diusulkan sebagai pengganti pohon yang terdampak tol Solo-Jogja-YIA lantaran keindahan bunganya memberi nuansa bak pohon sakura di Jepang. "Kami minta kemarin jenisnya tabebuya yang sekarang baru ngetren dipakai untuk perindang itu. Yang ada bunganya kaya sakura itu," tuturnya.
Kriteria pohon pengganti di jalan tol Solo-Jogja-YIA, dari segi ukuran tabebuya yang diserahkan nantinya paling tidak harus memiliki ketinggian 3-4 meter. Untuk diameternya minimal 5-10 sentimeter. "Kalau kecil [tinggi] satu meteran itu saya enggak mau. Karena biasanya nanti tersampar-sampar terus mati karena masih kecil," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UPNVY mewisuda 1.436 lulusan. Rektor Mohamad Irhas Effendi menekankan kompetensi, adaptabilitas, karakter, dan kolaborasi di era AI.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 7 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Pemkab Magelang menyiapkan 70 SPKL mobil dan 74 battery swap station untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik dan pariwisata.
PHRI Sleman dan DP3 membangun sistem informasi pemasaran untuk mempertemukan supplier produk lokal dengan pelaku usaha.
Guru di Magelang didorong meningkatkan kompetensi agar adaptif menghadapi generasi digital, AI, dan perubahan karakter peserta didik.
Iran memperingatkan AS-Israel soal serangan baru dan menyebut produksi senjata, pertahanan, serta amunisi naik 2,5 kali lipat.