MPLS, SMK-SMTI Jogja Tanamkan Karakter Siap Industri
SMK-SMTI Yogyakarta menekankan pembentukan karakter sebagai fokus utama dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027
Triyus Atriana/ Harian Jogja-Jumali
SLEMAN—Kehadiran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya oleh Triyus Atriana, warga Celapar, Hargowilis, Kulon Progo, mengaku Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah memberikan banyak manfaat baginya dalam mengakses layanan di fasilitas kesehatan.
Dirinya merasa senang karena Program JKN telah menjamin penuh biaya persalinannya di Rumah Sakit Panti Nugroho. Perempuan 32 tahun yang kini berdomisili di Purwowatu, Purwobinangun, Pakem, Sleman itu telah menjadi peserta JKN sejak beberapa tahun lalu. Oleh karena itu, ia pun tidak khawatir saat melahirkan anak keduanya beberapa waktu lalu. Ia tak tidak terlalu pusing memikirkan berapa biaya yang harus dikeluarkan jika persalinan.
“Awalnya dokter mengatakan saya harus dilakukan operasi secar dan sudah dijadwal besok harinya. Tetapi alhamdulillah, sebelum jadwal akan dilakukan operasi secar, saya bisa melahirkan normal. Tetapi seandainya pun saat itu harus dilakukan operasi, saya dan suami sudah tidak khawatir dengan biayanya. Soalnya saya sudah menjadi peserta JKN dan semuanya biaya persalinan ditanggung oleh BPJS Kesehatan tanpa ada tambahan biaya sedikitpun asal sesuai dengan hak nya," kata Triyus, Jumat (22/9/2023).
Selama periksa kehamilan, Triyus selalu menggunakan kartu JKN di RS Panti Nugroho. Ia mengaku tidak pernah merasa kecewa dengan layanan kesehatan yang di berikan oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Mulai layanan di FKTP bahkan sampai dirujuk ke rumah sakit bahkan sampai persalinannya juga dinilai sangat baik. Ia merasa tidak ada perbedaan pelayanan antara kelas 1, 2 dan 3 atau dengan peserta umum lainnya.
BACA JUGA: Mau ke Jogja atau Solo Naik KRL? Berikut Jadwal KRL Jogja-Solo dan Lokasi Stasiunnya
“Saya mendaftar BPJS Kesehatan kelas 3, tetapi semua pelayanan tidak ada perbedaan apapun. Pelayanan kesehatan yang diberikan baik di FKTP maupun di rumah sakit pada saat periksa kehamilan sangat baik sekali, dokternya ramah dan menjelaskan dengan sangat detail, tidak ada perbedaan antara pasien yang menggunakan jaminan BPJS Kesehatan dengan pasien umum lainnya. Untuk itu, Triyus merasa sangat beruntung dan bersyukur telah terdaftar dalam Program JKN dan telah memanfaatkan jaminannya, banyak sekali manfaatnya,” kata Triyus.
Dia menilai keuntungan yang diperoleh menjadi peserta JKN tidak sebanding dengan iuran yang selama ini dikeluarkan. Sebab, layanan yang diberikan melalui Program JKN sangat baik dan diluar perkiraan awalnya.
"Saya merasa kesehatan saya terjamin dengan menjadi peserta JKN. Jika masih ada yang meragukan Program JKN ini tentunya perlu diluruskan. Saya berharap agar masyarakat untuk tidak ragu menjadi peserta JKN dan menggunakan layanannya. Sebab, tidak ada jaminan orang bisa dalam kondisi sehat terus. Makanya diperlukan adanya jaminan kesehatan,” ungkapnya.
Dia mengatakan jika suatu saat seseorang jatuh sakit dan membutuhkan penanganan operasi, pasti akan membutuhkan biaya pengobatan yang tidak sedikit. Biaya yang dikeluarkan bisa saja mempengaruhi kondisi keuangan suatu keluarga.
"Biar nanti tidak pusing memikirkan masalah biaya pengobatan, mari bagi masyarakat yang belum mendaftar menjadi peserta JKN untuk segera mendaftar, karena semua biaya kesehatan selama sesuai indikasi medis dan sesuai prosedur ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Peserta tinggal rutin membayar iuran saja tiap bulan," katanya.
Selain itu, inovasi-inovasi yang diberikan oleh BPJS Kesehatan seperti keberadaan Aplikasi Mobile JKN, sangat memudahkan bagi peserta JKN dalam mengakses berbagai layanan. Melalui Aplikasi Mobile JKN, para peserta juga bisa memanfaatkan layanan pindah faskes.
"Jadi untuk pindah faskes misal, bisa ganti sendiri. Sekarang semakin mudah, cepat dan setara layanan kepada peserta JKN. Saya berharap jangkauan BPJS Kesehatan nantinya kian luas ke fasilitas kesehatan,” tutup Triyus. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SMK-SMTI Yogyakarta menekankan pembentukan karakter sebagai fokus utama dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027
Anthropic menghentikan evaluasi keamanan siber setelah menemukan tiga insiden Claude yang sempat mengakses internet dan sistem nyata saat pengujian
UBS Global Wealth Report 2026 mencatat kekayaan dunia tumbuh 10,8 persen pada 2025. Swiss masih menjadi negara dengan rata-rata kekayaan tertinggi.
Meta gelontorkan Rp2.617 triliun untuk bangun infrastruktur AI. Laba turun, saham sempat merosot. Visi personal superintelligence Zuckerberg harus dibayar mahal
Lansia berusia 70 tahun ditemukan meninggal di hotel kawasan Parangtritis, Bantul. Polisi menyebut tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.
Daftar laptop baterai paling awet versi CNET: HP OmniBook 3 16 rekor 34 jam! Persaingan ketat antara Qualcomm, Intel, dan Apple. Simak selengkapnya di sini.