Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Pejabat Walikota Jogja Singgih Raharjo saat menyerahkan bantuan beras ke salah satu penerima di Kemantren Danurejan, Selasa (26/9/2023). Dok Pemkot Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja menyalurkan bantuan pangan berupa beras ke warga Kemantren Danurejan. Bantuan beras yang diberikan Pemkot Jogja tersebut diberikan ke 1.036 keluarga di tiga kelurahan yang berada di Kemantren Danurejan itu.
Pejabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo menjamin bantuan beras yang diberikannya sesuai dengan standar mutu dan berkualitas baik. “Bantuan pangan ini untuk mengurangi beban masyarakat dan laju inflasi dapat terkendali. Beras bantuan pangan ini didistribusikan untuk dikonsumsi sendiri, tidak untuk diperjual belikan," katanya.
Baca Juga: Salurkan Bantuan Pangan Beras Perdana Tahap II di Sleman, Bulog: Buat Konsumsi, Jangan Dijual
Pemberian beras di Kemantren Danurejan pada Selasa (26/9/2023) ini jadi yang kali kedua dilakukan Pemkot Jogja. “Bantuan beras ini juga bentuk kerja sama kami dengan Bulog Yogyakarta, untuk menguatkan ketahanan pangan di wilayah,” jelasnya.
Penyaluran bantuan beras ini, lanjut Singgih, dijadwalkan sesuai kelurahan masing-masing dimana akan berlangsung hingga Rabu (27/9/2023). “Penerima bantuan ini kami sesuaikan dengan data milik Kementerian Sosial, kami juga terus memastikan agar penyalurannya tepat sasaran,” paparnya.
Baca Juga: Bantuan Beras Pemerintah Disalurkan untuk Mengendalikan Inflasi
Verifikasi penerima bantuan beras, lanjut SInggih, juga dilakukan dengan pihak kelurahan dan kemantren untuk memastikan tepat sasarannya. “Total di Kota Jogja ada 24.653 keluarga penerima bantuan beras ini” ujarnya.
Singgih menerangkan dalam setiap tahapannya, keluarga penerima bantuan akan mendapatkan 10 kilogram beras. “Melalui bantuan ini kami harap mengurangi beban pengeluaran penerima, dan dapat dialokasikan ke pangan lain agar dapat menyeimbangkan asupan gizi keluarganya,” terangnya.
Penyaluran bantuan beras untuk kemanten lain, sambung Singgih, juga dilakukan secara merata. “Kami juga melakukan pantuan langsung agar penyalurannya lancar dan terkendali dengan baik,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
IDAI mengingatkan bahaya heat stroke pada anak saat cuaca panas ekstrem akibat El Nino. Orang tua diminta atur aktivitas dan cairan.
Defisit APBN April 2026 turun ke Rp164,4 triliun, keseimbangan primer kembali surplus Rp28 triliun.