Pembayaran Retribusi Wisata Kaliurang Pakai Non Tunai Mulai Awal 2027
Dinpar Sleman menyiapkan pembayaran non tunai retribusi wisata mulai awal 2027. TPR Kaliurang menjadi lokasi penerapan tahap awal.
Ilustrasi./Reuters-Mike Hutchings
Harianjogja.com, BANTUL–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul telah menyalurkan 3,1 juta liter air bersih untuk delapan kapanewon per 1 Oktober 2023. Ribuan kepala keluarga (KK) di Bantul terdampak kekeringan.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Antoni Hutagaol menyampaikan selama musim kemarau telah ada delapan kapanewon dengan 14 kalurahan, dan 27 dusun terdampak kekeringan di Kabupaten Bantul. Adapun jumlah warga terdampak mencapai 5.224 kartu keluarga (KK) atau 21.296 jiwa.
Guna memenuhi kebutuhan air selama musim kemarau, menurut Antoni pihaknya telah menyalurkan air bersih ke daerah terdampak.
BACA JUGA : Siaga Darurat Kekeringan di Gunungkidul Diperpanjang, Sudah 2.000 Tangki Air Disebar
“Jadi per 1 Oktober [2023] dari BPBD [Kabupaten Bantul menyalurkan air bersih] ada 151 tangki, dengan perinciannya 77 tangki dari APBD sedangkan 74 [tangki] dari donasi yang lewat BPBD,” katanya melalui telepon, Senin (2/10/2023).
Selain itu ada pula air bersih yang telah disalurkan dari PMI Bantul ada 270 tangki, Dinsos Tagana Kabupaten Bantul ada 120 tangki, dan dari donasi ada 80 tangki dengan kapasitas 5 ribu liter per tangki atau total ada ada 3.105.000 liter air bersih.
Air bersih tersebut telah didistribusikan ke Kapanewon Kasihan 500 ribu liter untuk 2.404 jiwa, Kapanewon Pajangan 120 ribu liter untuk 300 jiwa, Kapanewon Pandak 5 ribu liter untuk 70 jiwa. Kemudian ke Kapanewon Pundong disalurkan 360 ribu liter untuk 1.920 jiwa, Kapanewon Imogiri disalurkan 295 ribu liter untuk 1.151 jiwa, Kapanewon Dlingo disalurkan 1,605 juta liter untuk 11.026 jiwa, Kapanewon Pleret disalurkan 70 ribu liter untuk 364 jiwa, dan Kapanewon Piyungan disalurkan 150 ribu liter untuk 4.508 jiwa.
BACA JUGA : Kekeringan Meluas, Ratusan Keluarga di Gunungkidul Krisis Air Bersih
Antoni mengimbau kepada warga tetap dapat bijak dalam menggunakan air bersih. “Masyarakat tetap menggunakan air sebijak mungkin. Bagi yang mengalami kesulitan air bersih, dapat mengajukan permintaan ke kami,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinpar Sleman menyiapkan pembayaran non tunai retribusi wisata mulai awal 2027. TPR Kaliurang menjadi lokasi penerapan tahap awal.
Eko Suwanto mendorong integrasi APBD se-DIY untuk menekan kemiskinan, mengatasi pengangguran, dan memperluas lapangan kerja.
Polres Kulonprogo menggelar Operasi Patuh Progo 2026 pada 26 Oktober–8 November untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
MJO melintasi Pulau Jawa dan meningkatkan potensi awan hujan di DIY. BMKG mengingatkan warga waspada hujan sedang hingga lebat.
Eko Suwanto mendorong DIY menetapkan 2027 sebagai Tahun Menanam dan mengaudit lingkungan untuk memperkuat mitigasi bencana.
PSS Sleman kebobolan 11 gol dalam enam laga Super League. Pieter Huistra membenahi pertahanan jelang menjamu Borneo FC Samarinda.