JNE Sambut HUT ke-36 dengan Armada Bernuansa Pop Art Muklay
JNE menggandeng visual artist Muklay menyulap armada pengiriman menjadi galeri seni berjalan jelang HUT ke-36 bertema “Melesat Hebat”.
Tingkatkan Gizi Anak, dr. Raudi Akmal dan Dinas Pendidikan Sleman Bagikan Paket Makanan Tambahan Untuk Siswa SD./ Istimewa
SLEMAN—Kegiatan Pemberian Makanan Tambahan merupakan salah satu komponen penting dalam usaha perbaikan gizi, khususnya bagi anak-anak usia sekolah. Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pendidikan Sleman mengadakan program diseminasi tambahan gizi siswa jenjang sekolah dasar sebagai sarana pemulihan gizi dalam arti kuratif, rehabilitatif dan untuk penyuluhan terkait pemberian gizi yang baik untuk anak usia sekolah
Dalam program ini, dr. Raudi Akmal, anggota DPRD Sleman terlibat di 3 titik sekolah dasar yaitu SD Negeri Denggung, SD Negeri Panasan Sleman, dan SD Negeri Pangukan. Pada kesempatan itu, dr. Raudi menjadi narasumber pentingnya makanan sehat serta ikut membagikan paket makanan tambahan kepada siswa-siswa SD.
dr. Raudi Akmal menuturkan bahwa makanan anak sekolah perlu mendapat perhatian mengingat mereka masih dalam masa tumbuh kembang, keseimbangan gizi perlu di prioritaskan supaya kondisi tetap sehat. “Mens sana in corpore sano. Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Masa tumbuh kembang siswa membutuhkan gizi yang beragam, sehat dan tepat” ujarnya.
Selanjutnya, dia juga menyampaikan kepada orangtua siswa agar bisa menanamkan kebiasaan makan makanan bergizi sejak dini. Bisa dimulai dengan menyediakan bekal kepada putra putrinya. Bekal yang tentunya telah diolah dengan bahan yang jelas. Sementara itu sekolah juga bisa menyediakan makanan tambahan yang sehat.
BACA JUGA: Sleman Punya Jurus Jitu Tanggulangi Stunting
Jumlah paket tambahan gizi yang dibagikan adalah 30 paket per sekolah. Sasaran dari kegiatan ini adalah 30 orang tua siswa dan 30 siswa kelas 1 atau kelas 2 dari 78 sekolah sasaran. Adapun makanan tambahan yang dibagikan sejumlah susu, buah, makanan yang mengandung protein sepeti abon, telur asin, dan olahan ikan yang berasal dari produsen UMKM di Kabupaten Sleman
Kegiatan yang dilakukan, juga merupakan salah satu upaya penurunan kasus stunting di Sleman. Penanganan stunting di Sleman, tentunya menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah daerah namun seluruh stakeholder yang ada. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara DPRD, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.
“Kehadiran kami di sini untuk memberikan sedikit makanan tambahan, yang harapannya bisa bermanfaat dan semakin menyadarkan kita pentingnya gizi bagi tumbuh kembang anak”. ucap dr. Raudi Akmal. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JNE menggandeng visual artist Muklay menyulap armada pengiriman menjadi galeri seni berjalan jelang HUT ke-36 bertema “Melesat Hebat”.
Kelok 23 Bantul-Gunungkidul diperpanjang demi mengurangi risiko tebing runtuh. DPRD DIY juga soroti potensi ekonomi dan pariwisata.
Serah terima jabatan Menkeu berlangsung singkat. Purbaya hanya menyampaikan 57 kata sebelum menyerahkan jabatan kepada Suahasil Nazara.
Pemkot Jogja mengembangkan Bang Kosim untuk memperkuat ekosistem industri kreatif dan mengoptimalkan layanan desain serta manufaktur kreatif.
Operasi SAR pencarian 8 wartawan dan 3 kru kapal di Selat Sunda diperpanjang hingga 17 September 2026 setelah tujuh hari belum membuahkan hasil.
Forum LSP Politeknik Indonesia kembali menggelar Pertemuan Tahunan Ke-6 di Yogyakarta pada 3–6 September 2026.