Kasus ISPA di Bantul Masih Tinggi, Dinkes Minta Warga Waspada
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.
Suasana konsolidasi pembekalan caleg PPP DIY, Kamis (26/10/1023).(Harian Jogja/Yosef Leon Pinsker)
Harianjogja.com, JOGJA—DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DIY menargetkan raihan kursi DPRD kabupaten kota dan provinsi serta DPR pusat naik signifikan pada Pemilu 2024. Sejumlah persiapan sudah dilaksanakan baik dari sisi perangkat, program kerja maupun strategi pemenangan.
Ketua DPW PPP DIY Muhammad Yazid mengatakan sudah punya kontrak politik dengan DPP PPP soal raihan jumlah kursi yang maksimal pada Pemilu 2024. Menurutnya, di ajang pemilihan legislatif mendatang, pihaknya ingin memgulang raihan kursi pada masa Pemilu 2014 silam.
"Tekad dan target kami sudah bulat agar bisa menambah anggota DPRD tingkat kabupaten kota dan juga provinsi di Pemilu 2024 nanti," katanya dalam konsolidasi pembekalan caleg PPP, Kamis (26/10/1023).
Baca Juga: PPP DIY Berangkatkan 5 Kader Umrah Gratis, Minta Didoakan Menang di 2024
Yazid menyebut titik kemenangan partai berlambang ka'bah itu mulai terlihat baik di Kota Jogja, Sleman maupun Bantul. Untuk DPRD provinsi ditargetkan bisa meraih tiga kursi, empat kursi di Sleman, Jogja dan Bantul, Gunungkidul dua kursi serta Kulonprogo sebanyak tiga kursi.
"Kami kerja keras secara struktural, bacaleg yang kami usung juga banyak dari tokoh muda. Kami juga ada laskar yang jadi tambahan energi kita sehingga beda dengan daerah lain. Itu semua jadi darah segar yang membantu pemenangan PPP di DIY," katanya.
Baca Juga: Selain Tentukan Nama Capres, Ini Sederet Kegiatan PPP di Jogja
Sekretaris Jenderal PPP Muhamad Arwani Thomafi yang ikut memberikan pengarahan meminta agar seluruh kader partainya di wilayah setempat untuk solid dan jangan mudah terprovokasi dengan informasi yang belum tentu valid kebenarannya. Segala macam bentuk perpecahan hendaknya dihindari lantaran berpotensi melemahkan kekuatan partai.
"Kader harus pintar, kalau baca info jangan langsung dipercaya apalagi yang sifatnya provokatif. Itu akan melemahkan kekuatan kita. Solid, maju perkuat demokrasi dan isi tahapan Pemilu dengan program dan pendekatan yang mencerdaskan masyarakat," katanya.
Baca Juga: Gelar Pertemuan dengan Sandiaga Uno, PPP DIY: Bangsa Ini Butuh Orang seperti Beliau
Arwani mengakui perolehan suara dan ranking partainya di DIY pada Pemilu 2019 lalu sangat anjlok. Untuk kota Jogja berada di ranking 13, Bantul A peringkat 10 dari 7, Bantul B peringkat 7 dari enam, Kulonprogo peringkat 11 dari 7, Sleman peringkat 8 dari 9, dan Gunungkidul peringkat 14 dari 10.
“Kader fokus saja ketemu dengan konstituen dan masyarakat sampaikan apa program PPP. Kalau sehari saja dari subuhan sampai jam 9 ketemu orang 20 kita yakin suara tambah. Plus strategi dan finishing yang tepat pasti jadi suara," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.
Chery Q dijual mulai Rp239,9 juta di GIIAS 2026. Harga promo diperpanjang hingga 9 Agustus dengan pesanan awal melampaui 6.000 unit.