Lahan di Lereng Merapi Boyolali Terbakar, Diduga Dibakar Warga
Kebakaran lahan terjadi di lereng Merapi Boyolali. Api diduga berasal dari pembakaran daun kering saat warga membersihkan lahan.
Ilustrasi. /Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, JOGJA—Fenomena langit berlubang atau 'bolong' menjadi viral di media sosial dan membuat heboh warganet di platform X (twitter). BMKG merilis citra radar satelit bahwa hal itu terkait dengan pergerakan awan hujan, Minggu (5/11/2023).
Pada citra radar cuaca tersebut, tampak awan hujan berwarna biru muda dan biru tua. Anehnya, awan hujan ini justru tampak seperti menjauhi wilayah DIY. Kumpulan awan hujan terlihat berlubang. Padahal awan ini terlihat jelas di wilayah sekitar DIY. Misalnya, di Purworejo atau Klaten.
BACA JUGA : Suhu Udara di DIY Masih Gerah? Ini Penjelasan BMKG
Kepala Kelompok Forcaster BMKG YIA, Romadi menuturkan sejatinya awan hujan terjadi juga di seluruh wilayah DIY. Namun, radar punya kemampuan yang terbatas. Tak bisa mendeteksi awan hujan secara tegak lurus, sehingga citra radar terlihat berlubang.
"Pola melingkar juga terjadi lantaran scanning radar yang memutar 360 derajat," kata Romadi melalui pesan singkat, Minggu (5/11/2023).
Romadi menyebut awan hujan yang tampak menjauhi wilayah DIY ini juga disebut dengan fenomena Bright Band Echo. Tertangkap oleh Radar Cuaca Baron yang terletak di wilayah Mlati, Sleman. Biasanya, Bright Band Echo terjadi jika ada butiran air atau awan di lapisan icing.
"Lalu, biasanya hujan tidak sampai ke bawah atau hanya hujan ringan saja," imbuhnya.
Dia menjelaskan, citra satelit menunjukkan adanya tutupan awan. Suhu puncak awan berkisar antara -48 hingga -69 derajat celcius di wilayah DIY. Tepatnya pada 4 November pukul 20.10. Kondisi ini menunjukkan saat itu wilayah DIY tertutup awan.
BACA JUGA : Dinkes Bantul Waspadai DBD di Awal Musim Hujan
"Sehingga mengindikasikan adanya potensi hujan di waktu tersebut," ujarnya.
Secara keseluruhan sebenarnya musim hujan terjadi pada awal November. Namun, di wilayah DIY musim penghujan diperkirakan baru terjadi pada pertengahan hingga akhir November.
"Terutama diawali di wilayah Sleman bagian utara," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran lahan terjadi di lereng Merapi Boyolali. Api diduga berasal dari pembakaran daun kering saat warga membersihkan lahan.
Empat perwakilan Sleman masuk daftar sementara kontingen DIY untuk SEA Games 2026, terdiri atas atlet, pelatih, wasit, dan mekanik.
Madura United bertekad mengakhiri rekor buruk melawan PSIM saat bertemu pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27.
Polda DIY belum memutuskan laga derbi PSS Sleman vs PSIM Yogyakarta digelar dengan penonton. Evaluasi keamanan dilakukan hingga hari H.
Pilur serentak Bantul memasuki tahap penetapan calon. Sebanyak 24 lurah petahana telah mengajukan cuti untuk kembali mencalonkan diri.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan keterlibatan koruptor, mafia, dan pelaku underinvoicing dalam kerusuhan Agustus.