CKG di Jogja Dipadukan dengan Skrining TB, Anak Kelompok Rentan Jadi Sasaran
Pemkot Jogja memadukan CKG dengan skrining TB untuk menemukan kasus secara dini, menyasar anak kelompok rentan, kontak erat pasien, dan warga berisiko.
Pemadam Kebakaran - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Sejak Juni-awal November 2023, kejadian kebakaran di Kabupaten Bantul karena pembakaran sampah cukup tinggi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mencatat terjadi 276 kebakaran selama musim kemarau atau pada periode Juni 2023 hingga 6 November 2023. Dari jumlah tersebut 134 di antaranya terjadi karena pembakaran sampah.
“Untuk kejadian selama kemarau ini kelalaian dalam membakar sampah cukup banyak,” kata Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) BPBD Kabupaten Bantul, Irawan Kurnianto melalui telepon, Senin (5/11/2023).
Dia mengimbau agar masyarakat turut mengantisipasi terjadinya kejadian kebakaran. Untuk mengantisipasi kebakaran, menurut dia, pihaknya telah berupaya memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai pencegahan kebakaran kepada masyarakat.
BACA JUGA: Bantul Tambah 6 Pasien Baru Sifilis di 2023, Ini Imbauan Dinkes
“Kami selalu menyampaikan kepada masyarakat melalui media sosial, saat sosialisasi pencegahan kebakaran dan komunikasi dengan relawan pemadam kebakaran (Redkar) dan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB),” ujarnya.
Saat ini telah ada 33 kalurahan yang memiliki Redkar dan 75 FPRB yang terbentuk. BPBD Kabupaten Bantul juga telah memberikan pembekalan teori dan keterampilan terkait teknik pemadaman kebakaran terhadap Redkar yang telah terbentuk. Beberapa keterampilan di antaranya praktik pemadaman api dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), penanganan kebakaran kompor dan tabung gas dengan menggunakan selimut atau kain basah.
Dia pun mengimbau agar masyarakat turut serta melakukan upaya pencegahan kebakaran. Dia mengimbau agar masyarakat menghindari pembukaan lahan dengan pembakaran pohon atau kayu yang telah lapuk, dan apabila memasak menggunakan kayu, diharapkan masyarakat memberikan jarak yang cukup terhadap benda yang mudah terbakar. Selain itu, jika masyarakat terpaksa membakar sampah, diharapkan tidak meninggalkan api pembakaran sebelum dipastikan api tersebut telah padam.
“Mari cegah kebakaran. [Harapannya] masyarakat saling menjaga lingkungan dan mengingatkan antarkeluarga maupun tetangga mengenai potensi kebakaran,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja memadukan CKG dengan skrining TB untuk menemukan kasus secara dini, menyasar anak kelompok rentan, kontak erat pasien, dan warga berisiko.
Sejak diresmikan tahun lalu, Griya Batik Jogja mulai disiapkan sebagai ruang edukasi sekaligus promosi batik Jogja
September 2026 tidak memiliki tanggal merah dari libur nasional dan cuti bersama. Simak daftar hari Minggu dan tanggal penting sepanjang September.
Pendaftaran KIP Kuliah 2026 masih dibuka hingga 31 Oktober. Cek syarat, jadwal, bantuan biaya hidup, dan cara daftar KIP Kuliah terbaru.
Java United menjual tiket laga kandang Super League 2026/2027 mulai Rp15.000. Harga ini memecahkan rekor tiket termurah yang sebelumnya dipegang Persik.
DPRD Gunungkidul meminta Pemkab mendata ulang aset daerah untuk mencegah bangunan mangkrak dan mengoptimalkan potensi PAD.