HIPMI Jogja Dorong Pengusaha Muda Tembus Pasar Lebih Luas
BPC HIPMI Kota Yogyakarta mempertemukan lebih dari 50 peserta pitching dengan investor melalui Jogja Investment Arena 2026.
Pelaksanaan ujian sertifikasi kompetensi bagi SDM Pariwisata, Rabu (8/11/2023).
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 150 sumber daya manusia (SDM) Pariwisata DIY menjalani sertifikasi kompetensi di Stipram Jogja dari Rabu (8/11/2023) hingga Jumat (10/11/2023). Sertifikasi tersebut dilakukan untuk mendukung DIY sebagai bagian dari destinasi super prioritas (DSP) Borobudur.
Wakil Ketua 1 Bidang Akademik Stipram Jogja Amin Kiswantoro mengatakan dari 150 peserta tersebut berasal dari berbagai macam industri pariwisata. Selain itu ada alumni dan mahasiswa Stipram yang juga sudah mengikuti atau bekerja di perhotelan.
BACA JUGA : Kemenparekraf Kembangkan S-tuju untuk Optimalkan Desa Wisata
Sertifikasi bagi SDM pariwisata saat ini sudah menjadi kebutuhan. Tujuannya agar dalam memberikan layanan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. SDM yang telah memiliki sertifikat kompetensi akan memiliki kelebihan tersendiri.
“Ketika dia tersertifikasi maka keahliannya diakui, nilai jualnya juga tinggi. SDM pariwisata ini paling di industri perhotelan yang selalu melihat kompetensi karyawannya. Untuk kegiatan ini kami sebagai TUK [tempat ujian kompetensi],” kata dia.
Para peserta akan melewati sejumlah tahapan ujian mulai dari teori, pratik dan wawancara. Dari sisi praktik ada standar tertentu yang ditetapkan. Salah satunya untuk kompetensi food production perhotela, maka peserta harus mampu memasak menu makanan mulai dari makanan pembuka hingga penutup. “Kalau tidak bisa salah satu saja, maka belum bisa lolos atau belum diakui memiliki kompetensi,” ujarnya.
BACA JUGA : Pengelolaan Pariwisata DIY Perlu Terintegrasi, Ini Alasannya
Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi Parsi Lastiani Warih Wulandari menambahkan saat ini sudah 10.000 SDM pariwisata yang tersertifikasi dan akan terus dikembangkan melalui skema pendanaan dari pusat. Adapun sertifikasi ini lebih banyak menyasar DSP, termasuk DIY yang masuk dalam DSP Borobudur.
“Karena masuk di DSP maka sertifikasi bagi SDM pariwisata itu harus dilakukan, karena yang dihadapi wisatawannya sangat beragam. Ketika SDM-nya tersertifikasi maka layanan juga diharapkan lebih baik. Bahkan saat ini sudah ada ASEAN Toolboxes, yang standar itu berlaku di Asean,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPC HIPMI Kota Yogyakarta mempertemukan lebih dari 50 peserta pitching dengan investor melalui Jogja Investment Arena 2026.
DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit mengungkap masalah serius saat tur Eropa. Konser di Irlandia dan Inggris batal akibat dugaan kelalaian promotor.
Harga emas Antam di Pegadaian hari ini, Selasa 18 Agustus 2026, turun Rp18.000. Cek harga jual dan buyback semua ukuran.
Perjuangan Indonesia di BWF World Championships 2026 hari kedua: Jonatan Christie hadapi Matthias Kicklitz, tiga ganda campuran juga bertanding. Jonatan buru po
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling. Berbagai inovasi layanan disiapkan guna mempermudah masyarakat di wilayah Bumi Handayani dalam mengurus
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.