Kekerasan Daycare Jogja, 53 Anak Jadi Korban, Pemda DIY Turun Tangan
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Muhammadiyah memberikan pernyataan kepada media, di Kampus IV UAD, Jumat (17/11/2023). (Harian Jogja/Lugas Subarkah)
Harianjogja.com, BANTUL–PP Muhammadiyah menegaskan secara kelembagaan bersikap netral dalam pemilu 2024. Namun dalam memilih pimpinan, ada tiga kriteria khusus yang disoroti, yakni kemampuan, integritas dan rekam jejak.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, menuturkan Muhammadiyah sejak awal menekankan prinsip meritokrasi, diimana pemimpin dipilih berdasarkan kemampuan, integritas dan memiliki rekam jejak yang baik.
“Karena kompetensi, integritas dan rekam jejak menjadi faktor yang menentukan seorang pemimpin bisa melaksanakan amanah dengan sebaik-baiknya atau tidak,” ujarnya kepada media, di Kampus IV UAD, Jumat (17/11/2023).
Baca Juga: Jaga Netralitas, Muhammadiyah Nonaktifkan Anggota yang Terlibat Pemenangan dalam Pemilu 2024
Kedua, semua pemimpin ada kelebihan dan ada kekurangannya. Maka pihaknya memberikan suatu formula dari ilmu hadis, yakni kalau memilih pemimpin memakai al jarh wa ta'dil, yang artinya kita melihat seseorang dari kelebihan dan kekurangannya.
Baca Juga: Muhammadiyah Jogja Expo Kembali Digelar Tahun Ini, Simak Jadwalnya
“Kita timbang-timbang, mana keunggulan dan mana kekurangannya, dari situ kita mengambil sikap, ini yang tepat untuk memimpin indonesia. Kita berusaha semaksimal mungkin memilih pemimpin dengan kelebihan yang tinggi dan kekurangan sesedikit mungkin,” ungkapnya.
Baca Juga: Dekat dengan Semua Partai Politik, Muhammadiyah Sleman Ingin Menjaga Silaturahmi Umat
Ia juga mengajak para peserta pemilu untuk mematuhi peraturan dan tidak berbuat curang. “Semua pihak patuhi peraturan yang sudah ada dan kita menunjukkan sebagai bangsa berkeadaban. Bangsa yang cerdas, rasional, menjaga kesantunan, kerukunan walau berbeda pilihan satu dengan yang lain,” paparnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Dua pemuda asal Prambanan, Sleman, ditangkap polisi setelah video mereka mengacungkan celurit di jalan umum viral di media sosial. Motifnya untuk konten dan pen
Indonesia tercatat memiliki biaya naturalisasi tertinggi di Asia Tenggara mencapai Rp75,71 juta. Simak perbandingannya dengan Filipina, Thailand, Singapura, dan
MoonPay meluncurkan PayBox yang memungkinkan ChatGPT dan Claude membantu transaksi kripto, belanja online, hingga pemesanan tiket dengan sistem keamanan berlapi
Petani bawang merah lahan pasir di Bantul mulai panen raya. Namun harga jual anjlok hingga Rp15 ribu per kilogram akibat melimpahnya pasokan dari berbagai daera
Apple mencatat rekor penjualan iPhone pada kuartal III 2026, namun krisis pasokan chip memori membuat proyeksi pertumbuhan melambat dan saham perusahaan anjlok