6 Kalurahan Gunungkidul Dapat SPAM, Anggaran Capai Rp1,15 Miliar
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Sekda DIY, Beny Suharsono./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Sejalan dengan program Pemerintah Pusat, Pemda DIY berupaya meningkatkan penggunaan produk dalam negeri melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sebab dengan menggunakan produk dalam negeri, perekonomian nasional bisa semakin diperkuat.
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah DIY, Beny Suharsono dalam agenda Business Matching Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY pada Rabu (22/11/2023). Acara yang diselenggarakan di Transmart ini juga dihadiri oleh para Kepala OPD di lingkungan Pemda DIY.
“Kami mengapresiasi bagi OPD yang telah membelanjakan anggarannya dengan membeli produk dalam negeri. Sekali lagi, kita wajib menggunakan produk dalam negeri. Tingkatkan terus penggunaan produk dalam negeri dengan memanfaatkan kekuatan kita. Satu rupiah yang kita gunakan mampu mengungkit 2,2 rupiah perekonomian nasional. Ini luar biasa,” katanya.
Beny pun mengajak seluruh masyarakat untuk bangga menggunakan produk asli Jogja, dengan bangga memakai produk buatan Jogja berarti juga bangga dengan produk buatan Indonesia.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Syam Arjayanti menjelaskan maksud dan tujuan terselenggarakan Business Matching P3DN ini ialah ingin mengoptimalkan peningkatan penggunaan produk dalam negeri di DIY serta meningkatkan pemahaman OPD di DIY tentang program P3DN.
BACA JUGA: Serangan Ganjar ke Jokowi Ternyata Hanya Taktik, Ini Tujuannya
“Melalui acara ini kami juga ingin mengoptimalkan belanja produk dalam negeri oleh Pemda DIY maupun BUMD. Melalui pameran produknya, kami juga ingin mempertemukan perusahaan yang memproduksi barang dan jasa dalam negeri dengan OPD atau konsumen yang akan membelanjakan anggarannya, serta menjadi upaya meningkatkan kualitas dan produktivitas pelaku industri dalam negeri dalam memproduksi barang dan jasa sesuai dengan kebutuhan konsumen,” katanya.
Syam menjelaskan, terdapat 20 perusahaan dari jenis produk yang berbeda yang ikut serta pada business matching kali ini. Acara yang akan diselenggarakan selama dua hari ini, yakni 22-23 November 2023 ini juga menyediakan layanan helpdesk guna memberikan bantuan berupa konsultasi bagi OPD yang kesulitan untuk realisasi P3DN. Pihaknya pun berharap OPD di lingkungan Pemda DIY bisa semakin meningkatkan belanja anggarannya untuk belanja produk dalam negeri.
“Melalui acara ini, kami ingin mengajak masyarakat agar lebih mencintai dan merasa bangga dengan produk-produk lokal buatan Industri Kecil dan Menengah (IKM) DIY. Saat ini, tiga OPD dengan peringkat tertinggi penggunaaan anggaran untuk belanja produk dalam negeri ialah peringkat pertama Dinas Perhubungan DIY, lalu Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY, serta peringkat ketiga Satpol PP,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026