Perkuat Keamanan Vault Berstandar Global, Pegadaian Raih Sertifikasi ISO 9001:2015
PT Pegadaian (Persero) memperoleh Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 untuk Layanan Kustodi (Custody Services)
Suasana penyelarasan akhir renovasi Pasar Sentul yang sudah 90%, Rabu (29/11/2023)./Harian Jogja-Triyo Handoko
Harianjogja.com, JOGJA—Renovasi Pasar Sentul hampir kelar. Eskalator pun sudah terpasang, Rabu (29/11/2023). Tak hanya eskalator, di dalam bangunan juga sudah dibangun meja untuk lapak berjualan para pedagang.
Setidaknya ada sembilan meja permanen yang dibangun dari semen dan dilapisi keramik yang melintang dari ujung barat ke timur di lantai satu Pasar Sentul. Selain itu kamar mandi juga tersedia di setiap lantai, ada juga ruang laktasi untuk memfasilitasi ibu dengan anaknya.
Fasilitas lain ada sistem pemadam kebakaran dengan menggunakan hidran. Sistem pengelolaan sampahnya juga cukup memadai dimana sedang dibangun empat biopori berkapasitas jumbo untuk menampung sampah organik. Sistem pembuangan limbah juga sudah terbangun ke sistem IPAL komunal yang dikelola Pemkot Jogja.
Fasilitas-fasilitas super lengkap itu tak hanya untuk menunjang pedagang, tapi juga untuk memastikan pembeli Pasar Sentul merasa nyaman dan aman saat berbelanja. Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Jogja memastikan sarana-prasarana Pasar Sentul lengkap dan memadai meskipun merupakan pasar tradisional.
“Kami juga sudah sediakan genset untuk memastikan sistem kelistrikan tetap tersedia meskipun mati listrik, semuanya agar aktivitas jual beli lancar dan nyaman,” kata Analis Kebijakan Sarana Prasarana Pasar Disdag Jogja, Dwi Nanto Sujatmiko pada Rabu (29/11/2023).
BACA JUGA: Pembangunan Pasar Sentul Hampir Rampung, Tinggal Pasang Eskalator
Tak hanya menampung pedagang Pasar Sentul sebelumnya yang kini dipindahkan ke selter sementara, jelas Nanto, setelah renovasi itu pedagang kuliner di Pura Pakualman juga akan berpindah ke sana. “Sudah kami sosialisasikan dua kali ke pedagang sekitar Pakualaman untuk bisa berpindah karena akan ada revitalisasi disana,” jelasnya.
Para pedagang sekitar Pura Pakualman itu kebanyakan pada sektor kuliner, sehingga akan ditempatkan khusus di lantai III pasar tersebut. “Untuk nanti teknis penentuan lapaknya semua pedagang akan diundi agar terbuka dan adil, tidak ada yang meri,” terang Nanto.
Nanto menjelaskan Disdag Jogja menargetkan Pasar Sentul mulai diisi para pedagang sebelum Lebaran 2024. “Pindahnya kan kemarin saat Lebaran 2023, jadi tidak ada setahun di mana sebelum Lebaran 2024 sudah bisa pindah dan jualan lagi di Pasar Sentul."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Pegadaian (Persero) memperoleh Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 untuk Layanan Kustodi (Custody Services)
Kejagung akan melimpahkan Febrie Adriansyah dan dua tersangka lain ke Kejari Jaksel setelah berkas perkara dinyatakan P-21.
TNI AL menyiapkan 310 personel sebagai calon awak KRI Sriwijaya atau ITS Giuseppe Garibaldi yang kini telah memasuki perairan Indonesia.
Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI), Alfamart menggelar aksi donor darah yang melibatkan karyawan back office di 28 lokasi
Bansos Bantul akan didigitalisasi mulai 2027. Warga bisa daftar mandiri melalui situs web dengan syarat memiliki IKD.
Rupiah melemah 0,32% ke Rp17.753 per dolar AS akibat tekanan dolar dan sikap hawkish The Fed. Simak proyeksi kurs Jumat.