Advertisement

Pusat dan Daerah Harus Kompak Implementasikan RIBK

Lugas Subarkah
Kamis, 30 November 2023 - 20:57 WIB
Mediani Dyah Natalia
Pusat dan Daerah Harus Kompak Implementasikan RIBK Peserta peringatan HKN mengikuti layanan kesehatan gratis di Lapangan Trirenggo, bantul, Kamis (30/11 - 2023) (Ist Pemkab Bantul)

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul memperingati Hari Kesehatan nasional (HKN) ke-59 di Lapangan Trirenggo, Bantul, Kamis (30/11/2023). Dalam peringatan ini dilaksanakan senam hingga pemeriksaan kesehatan gratis.

Sekda Bantul, Agus Budirahardja, dalam kesempatan ini membacakan sambutan Menteri kesehatan RI, mengatakan Indonesia telah lolos dari middle-income trap, menjadi negara berpendapatan tinggi, serta mencapai visi Indonesia Emas 2045.

Advertisement

Baca Juga: Rayakan HKN, RS Jiwa Grhasia Gaungkan Kearifan Lokal untuk Kesehatan Jiwa

Masyarakat yang cerdas dan sehat adalah kunci masa keemasan itu. Karenanya, tema HKN Ke-59 Tahun 2023 ini adalah Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju. Pasca disahkannya Undang-undang No. 17/2023 tentang Kesehatan, pemerintah kini sedang menyusun Rencana Induk Bidang Kesehatan (RIBK).

RIBK akan berfungsi sebagai haluan bersama dalam upaya pembangunan kesehatan di seluruh Indonesia. “RIBK harus diacu oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam merencanakan, menganggarkan, dan mengimplementasikan program kesehatan di wilayah,” katanya.

Baca Juga: HKN 2023, DIY Bakal Masifkan Pengobatan Warisan Leluhur

Adapun di level Pemkab Bantul, peringatan HKN tahun ini mengusung tema Pembudayaan GERMAS dengan Aktivitas Fisik. Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Tri Widiyantara, mengatakan kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 900 peserta.

Dalam kegiatan ini pula dilakukan launching posyandu manunggal yang merupakan gabungan posyandu-posyandu tingkat dusun. Agus menuturkan, posyandu merupakan salah satu ujung tombak kesehatan di Indonesia khususnya di Kabupaten Bantul.

Baca Juga: Dinkes Gelar Gebyar Husada dan Launching Inovasi Sikat TB

Diharapkan posyandu bisa meningkatkan upaya promotif kesehatan di tingkat dusun. “Harapannya ke depan posyandu akan menjadi wahana strategis untuk mengisi pembangunan kesehatan di tingkat dusun dalam upaya-upaya promotif dan preventif,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini pula, diserahkan penghargaan bagi insan-insan yang berprestasi di bidang kesehatan. Salah satunya adalah inovasi Gelimasjiwo yang diadopsi Pemkab Bantul menjadi Simantap Sejagad yang berhasil memperoleh lima besar Outstanding Achievement of Public Service Innovation 2023.

Gelimasjiwo merupakan singkatan dari Gerakan Peduli Masyarakat Kesehatan Jiwa yang digagas Puskesmas Kasihan II untuk memberi pelayanan terpadu pada orang dengan Gangguan Jiwa. Sedangkan Simantap Sejagad merupakan singkatan dari Sistem Manajemen Terpadu Kesehatan Jiwa Jaga Masyarakat. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Gibran Enggan Beberkan Hasil Pembahasan Kementerian Baru dengan Prabowo di Kartanegara

News
| Sabtu, 24 Februari 2024, 08:27 WIB

Advertisement

alt

Pelancong Masuk ke Thailand Diwajibkan Bawa Uang Tunai Minimal Rp6,7 Juta

Wisata
| Jum'at, 23 Februari 2024, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement