Advertisement
Kontraktor Tol Jogja-Solo Mulai Bangun Box Culvert untuk Lalu Lintas di Bawah Tol
Pengecoran box culvert yang merupakan bagian penggarapan proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Trihanggo-Junction Sleman. - Istimewa/PT. Adhi Karya
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Pengerjaan proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 kini mulai merambah pada pembangunan box culvert. Boks ini berfungsi untuk jalan warga di bawah jalan tol.
Humas PT. Adhi Karya Pembangun Tol Jogja-Solo Seksi 2, Agung Murhandjanto mengatakan pihak kontraktor kini mulai melakukan pengecoran box culvert.
Advertisement
Sesuai namanya box culvert merupakan beton berbentuk persegi dengan rongga besar di tengahnya. Boks ini dapat digunakan sebagai drainase maupun struktur underpass untuk lalu-lintas kendaraan. "Kami mengecor box culvert itu," jelas Agung, Kamis (30/11/2023).
Sementara yang mulai dibuat pada proyek tol Jogja-Solo Seksi 2 ini diungkapkan Agung peruntukannya untuk lewat warga maupun kendaraan nantinya. "Itu boks yang untuk [jalur] pedestrian kalau untuk dilewati," jelasnya.
Penggarapan box culvert tersebut saat ini mulai digulirkan di Simping, Tirtoadi. Daerah tersebut merupakan area perbatasan antara proyek tol Jogja-Solo dengan tol Jogja-Bawen. "Baru satu tadi pengecoran," tandasnya.
BACA JUGA: Pengaspalan Tol Jogja-Solo di Ring Road Rampung, Kontraktor: Bisa Dilewati Pekan Ini
"Boks itu untuk menyeberang orang kalau di bawah tolnya itu, untuk perlintasan itu," ujar dia.
Di sisi lain pemadatan tanah bakal jalan tol Jogja-Solo di area Simping juga masih terus berlangsung. Pemadatan ini dilakukan secara masif di lokasi tersebut.
Cakupan lahan yang dipadatkan kini terus meluas. Sebelumnya pemadatan dilakukan di area satu hektare, kini luasannya bertambah. "Lebih luas [area pemadatan]," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Wilayah di Jogja dan Sedayu Kena Pemadaman Listrik, Hari Ini
- Terbukti Korupsi, Carik Bohol Terancam Dipecat Seusai Vonis Inkrah
- Produksi Gabah Sleman Naik 21 Persen pada Awal 2026
- Kasus Pengeroyokan Remaja di Bantul, Motif Diduga Rivalitas Geng
- Jadwal Pagi hingga Tengah Malam KRL Jogja Solo Tetap Padat
Advertisement
Advertisement







