Advertisement

Akses JJLS dari Panggang ke Perbatasan Bantul Dianggap Belum Representatif

David Kurniawan
Kamis, 30 November 2023 - 19:27 WIB
Maya Herawati
Akses JJLS dari Panggang ke Perbatasan Bantul Dianggap Belum Representatif Sebuah kendaraan melintas di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang dibangun di tahap awal di Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Purwosari. Jalur ini dinilai masih terlalu sempit dan banyak tikungan yang tajam. Kamis (30/11/2023). - Harian Jogja - David Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Gunungkidul mulai dari Kapanewon Rongkop-Purwosari sudah tersambung dan hampir selesai pembangunannya. Meski demikian, untuk Kapanewon Panggang hingga perbatasan Bantul di Kapanewon Purwosari masih dikeluhkan warga karena dinilai belum representatif.

JJLS yang dibangun paling awal atau sekitar 2006 ini memiliki Panjang kurang lebih 15 kilometer. Jalur ini menghubungkan dari Legundi di Kalurahan Girimulyo sampai dengan Girijati di Kapanewon Purwosari.

Advertisement

Lurah Girimulyo, Panggang, Sunu Raharjo menyambut baik selesainya pembangunan JJLS di Gunungkidul. Menurut dia, wilayahnya sebagian sudah dibangun sejak 2006 lalu meliputi Pedukuhan Legundi menuju sisi barat ke Kalurahan Giripurwo di Kapanewon Purwosari.

Adapun di sisi timur meliputi Pedukuhan Legundi menuju ke Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang yang selesai dibangun di 2021 lalu. Ia tidak menampik ada perbedaan mencolok di antara kedua jalur karena jalan di sisi timur lebih representatif karena jalanya lurus dan lebar.

Kondisi berbeda terlihat di jalur sisi timur hingga Kalurahan Girijati yang berbatasan dengan Parangtritis, Bantul jalannya masih sempit. Selain itu, jalurnya juga banyak tikungan sehingga kendaraan besar seperti bus pariwisata masih berbahaya saat melintasinya.

“Kalau yang sisi timur sudah sangat bagus karena jalurnya lebar dan lurus. Sedangkan sisi barat [Legundi menuju Girijati] masih sangat sempit sehingga belum representatif untuk dilalui kendaraan besar,” kata Sunu, Kamis (30/11/2023).

BACA JUGA: Kasir Bank Usaha Perkreditan di Bantul Tilep Uang Nasabah Rp3,4 Miliar, Begini Kronologinya

Menurut dia, sudah ada wacana yang berkembang bahwa di jalur lama JJLS akan dilebarkan. Meski demikian, hingga sekarang tidak ada realisasinya karena sosialisasi pembebasan untuk perluasan jalan juga belum terlaksana.

Anggota DPRD Gunungkidul, Ery Agustin S mengatakan JJLS yang dibangun awal masih sangat sempit dan kondisinya berbeda jauh dengan ruas yang baru. “Perbedaannya sangat mencolok. Sebab di jalur lama masih sempit karena tidak selebar dengan jalur yang dibangun mulai dari Legundi hingga Kapanewon Rongkop,” katanya.

Ia berharap setelah pembangunan Kelok 18 di perbatasan Gunungkidul-Bantul selesai, maka pelebaran  JJLS mulai dari Girijati hingga Legundi di Kalurahan Girimulyo bisa direalisasikan. “Kalau sekarang masih harus berhati-hati karena banyak tikungan tajam dan jalurnya masih sempit. Jadi, harus ada pelebaran dan normalisasi agar jalurnya lebih mudah,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Bertolak ke Melbourne, Jokowi hadiri KTT Asean-Australia

News
| Senin, 04 Maret 2024, 11:47 WIB

Advertisement

alt

Indonesia Bidik Turis Portugal sebagai Pasar Pariwisata

Wisata
| Minggu, 03 Maret 2024, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement