Koperasi Mina Bahari 45 Bikin Nelayan Pantai Depok Makin Sejahtera
Koperasi Mina Bahari 45 mengubah Pantai Depok menjadi kawasan wisata kuliner laut yang menyejahterakan nelayan dan pelaku UMKM lokal.
Kepala Bidang Angkutan, Dishub Bantul, Toto Pamudji Rahardjo menyampaikan mengenai rencana operasional bus sekolah di ruangannya, Kamis (7/12/2023). (Harian Jogja/Stefani Yulindriani)
Harianjogja.com, BANTUL–Dinas Perhubungan (Dishub) Bantu akan mengoperasikan bus sekolah mulai pertengahan 2024. Pengoperasioan bus sekolah tersebut untuk mengantisipasi anak dibawah umur mengendarai kendaraan bermotor.
Kepala Bidang Angkutan, Dishub Bantul, Toto Pamudji Rahardjo menyampaikan pihaknya berencana akan mengoperasikan beberapa bus sekolah tahun depan
“Kami berencana melaksanakan penyelenggaraan bus sekolah. Nanti kita selenggarakan semester 2,” katanya saat ditemui di ruangannya, Kamis (7/12/2023).
Rencana bus sekolah akan beroperasi dari Kapanewon Sedayu, Imogiri dan Pajangan ke arah pusat ibu kota Kabupaten Bantul. Titik tujuan tersebut dipilih karena disana ada 13 sekolah yang beroperasi.
“Saat ini kami telah mengajukan permohonan tiga unit bus sekolah ke Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah III Yogyakarta,” katanya.
Sementara menurut Toto, saat ini Dishub Bantul hanya memiliki satu unit armada bus dengan kapasitas 25 orang. Sehingga dengan rencana ada tiga rute yang beroperasi maka diperlukan minimal empat unit bus. Dia pun belum dapat memastikan kapan dan berapa unit bus sekolah yang akan didapat Pemkab Bantul pada 2024 dari pengajuan tersebut.
Baca Juga:
Bus Sekolah Kini Resmi Melintasi 13 Sekolah di Kulonprogo, Ini Daftarnya
Dishub Bantul Bakal Sediakan Bus Sekolah, Ini Rutenya
Bus Sekolah Kulonprogo Diharapkan Bisa Beroperasi di Area Perdesaan
Pada semester pertama 2024, rencana Pemkab Bantul akan mempersiapkan sebelum bus sekolah mulai dioperasionalkan Beberapa persiapan yang dilakukan antara lain pemetaan rute bus sekolah, penyediaan supir bus sekolah, dan penyediaan anggaran untuk operasionalnya.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul, Isdarmoko menyampaikan pihaknya mengapresiasi adanya bus sekolah di Kabupaten Bantul. Menurutnya, kebijakan tersebut akan mempermudah pelajar menjangkau lokasi sekolah.
“Saya sangat apresiasi dan mendukung serta berterima kasih kebijakan Pemda Bantul melalui Dishub dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya anak sekolah yang terkendala jarak yang cukup jauh dari rumah ke sekolah,” ujarnya.
Isdarmoko mengaku mendapati banyak pelajar SMP di Kabupaten Bantul yang jarak sekolah dan rumahnya cukup jauh. Sementara orang tuanya tidak dapat mengantar ke sekolah, sehingga para pelajar mengendarai kendaraan sendiri.
“Padahal untuk cari SIM belum bisa, karena usia baru 13-15 tahun. Jadi sebenarnya kesannya melanggar UU dan juga sangat berbahaya baik bagi yang bersangkutan dan juga orang lain,” ujarnya.
Dia pun berharap kebijakan tersebut dapat mengantisipasi pelajar di bawah umur mengendarai kendaraan sendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Koperasi Mina Bahari 45 mengubah Pantai Depok menjadi kawasan wisata kuliner laut yang menyejahterakan nelayan dan pelaku UMKM lokal.
Pilot Malaysia berinisial MS diduga menerbangkan pesawat ke Indonesia dalam pengaruh narkoba dan menyelundupkan 70.144 butir ekstasi.
Lima film horor Indonesia mendominasi box office 2026. Danur: The Last Chapter memimpin dengan 3,6 juta penonton, disusul Ghost In The Cell dan Alas Roban.
Dua pemuda asal Prambanan, Sleman, ditangkap polisi setelah video mereka mengacungkan celurit di jalan umum viral di media sosial. Motifnya untuk konten dan pen
Indonesia tercatat memiliki biaya naturalisasi tertinggi di Asia Tenggara mencapai Rp75,71 juta. Simak perbandingannya dengan Filipina, Thailand, Singapura, dan
MoonPay meluncurkan PayBox yang memungkinkan ChatGPT dan Claude membantu transaksi kripto, belanja online, hingga pemesanan tiket dengan sistem keamanan berlapi