Tiga Negara Ini Tertarik Berinvestasi di DIY

Yosef Leon
Yosef Leon Selasa, 19 Desember 2023 22:27 WIB
Tiga Negara Ini Tertarik Berinvestasi di DIY

Investasi - Ilustrasi/Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Pada tahun ini beberapa negara seperti Prancis, Korea Selatan dan Swiss sudah mulai melakukan penjajakan untuk mengembangkan investasinya di DIY. 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DIY Agus Priyono mengatakan perwakilan masing-masing negara sudah bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X beberapa waktu lalu. Hanya Agus menilai, biasanya investasi akan dilaksanakan jauh hari ke depan setelah pertemuan.

"Untuk tahun depan kita masih lihat. Beberapa negara yang datang dan berniat itu juga kadang cukup lama baru investasi, kan ga langsung. Mereka tentu lewat penjajakan dulu, baru duit banyak kan harus hati-hati dan yakin bahwa ke depan ada return dan hasil investasi memang sesuai dengan yang diharapkan," paparnya, Selasa (19/12/2023)

Baca Juga:

Agar Tak Sekedar FOMO, Ini Tips Memulai Investasi dari BEI DIY

Pemain Saham di DIY Sudah Banyak, Begini Cara Menjadi Investor Pasar Modal bagi Pemula

Pemda DIY Kucurkan Danais Rp1 Miliar untuk Investasi di Kalurahan

"Biasanya panjang, setelah datang biasanya empat sampai lima tahun lagi bagi investi. Persyaratannya kan juga enggak semudah dagang, apalagi PMA harus berhubungan dengan pusat dan koordinasi dengan daerah, itu lebih lengkap dari pada dalam negeri. Kadang begitu, tiga tahun baru masuk atau tiba-tiba ga ada rencana langsung masuk, utamanya di telekomunikasi tiba-tiba masuk dan seperti itu, begitu melihat peluang langsung invest," sambungnya. 

Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Muda DPMPTSP DIY Siti Inganati menjelaskan sampai dengan TW III/ 2023 ini, realisasi investasi DIY mencapai Rp3,7 triliun dengan realisasi terbesar ada di Kabupaten Sleman sebesar Rp2,2 triliun diikuti Kota Jogja sebesar Rp733 miliar, Bantul Rp444 miliar, Kulon Progo Rp195 dan Gunungkidul sebesar Rp139 miliar.

"Realisasi investasi didominasi oleh di sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi, dengan penyumbang realisasi terbesar dari pembangunan jalan tol Jogja Bawen. Kemudian diikuti dengan hotel dan restoran yang tersebar di Sleman, Kota Jogja, Kulon Progo dan Gunungkidul," ujarnya. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online