Libur Panjang, Penumpang KA Jogja Tembus 342 Ribu Orang
Penumpang kereta api di Jogja tembus 342 ribu saat libur panjang 2026, naik 45 persen. Stasiun Jogja jadi yang tersibuk.
Gumpalan awan panas guguran Gunung Merapi terjadi pagi ini, Jumat (5/1/2024) pukul 05.34 WIB. Adapun jarak luncur awan panas sepanjang 1000 meter mengarah ke arah Selatan atau Kali Boyong, Pakem, Sleman. Dok.bpptkgjogja
Harianjogja.com, JOGJA—Gumpalan awan panas guguran Gunung Merapi terjadi pagi ini, Jumat (5/1/2024) pukul 05.34 WIB. Guguran awan panas terjadi dengan Amplitudo max 32 mm, durasi 103.04 detik.
Adapun jarak luncur awan panas sepanjang 1000 meter mengarah ke arah Selatan atau Kali Boyong, Pakem, Sleman. "Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan," tulis BMKG dalam keterangan persnya, Jumat.
Berikut tautan video Awanpanas Guguran di Gunung Merapi pada 5 Januari 2024 pukul 05.34 WIB dengan Amplitudo max 32 mm, durasi 103.04 detik, jarak luncur 1000 meter ke arah selatan (Kali Boyong).
https://www.instagram.com/reel/C1sppXmSBT9/?igsh=emJ4bDJtMzZ0NGE1
Berdasarkan pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogja juga mencatat 11 kali guguran lava ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1500 meter dan teramati dua kali guguran lava ke Kali Boyong dengan jarak luncur maksimum 1000 meter.
BPPTKG juga mencatat asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 10 meter di atas puncak kawah. Jumlah guguran tercatat sebanyak 24 kali dengan durasi antara 22.24-154.04 detik. Adapun fase banyak (hybrid) tercatat satu kali dan gempa tektonik jauh satu kali selama Jumat pagi.
BACA JUGA: Belasan Guguran Lava Merapi Masih Terjadi, Berikut Daerah Potensi Bahaya
Hingga kini, tingkat aktivitas Gunung Merapi masih dalam level III atau Siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
BPPTKG mengimbau masyarakat untuk tetap tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. "Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali," kata Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang kereta api di Jogja tembus 342 ribu saat libur panjang 2026, naik 45 persen. Stasiun Jogja jadi yang tersibuk.
MTs Negeri 6 Bantul sukses menyelenggarakan Purnasiswa dan Haflah Qur’aniyah bagi siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 di Waroeng Omah Sawah, Rabu (3/6)
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.966 per dolar AS dipicu konflik Timur Tengah, inflasi, dan ekspektasi suku bunga The Fed.
Pemerintah telah mencairkan gaji ke-13 sebesar Rp24 triliun kepada 5,5 juta ASN dan pensiunan hingga awal Juni 2026.
Pelemahan rupiah bikin Jogja makin murah bagi wisman. Tingkat hunian hotel dan lama menginap meningkat signifikan.
Rupiah melemah ke Rp17.900 per dolar AS. BI perkuat intervensi pasar dan sinergi untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional