Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi Komisi Pemilihan Umum - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Hingga awal Januari 2024 ini, total Warga Negara Indonesia (WNI) yang mengurus pindah memilih baik masuk atau keluar Kota Jogja sudah mencapai sekitar 1.800 orang. KPU masih melayani pindah memilih hingga 14 Januari 2024.
Ketua KPU Kota Jogja, Noor Harsya Aryo Samudro, menjelaskan pihaknya terus melayani warga yang hendak mengurus pindah memilih termasuk di akhir pekan. “Sabtu-Minggu kami tetap masuk melayani WNI yang pindah memilih keluar atau masuk Kota Jogja,” ujarnaya, Jumat (5/1/2024).
BACA JUGA: KPU Harus Tegas Agar TV yang Siarkan Debat Bertugas Independen & Netral
Sampai saat ini, sudah ada sekitar 1.400 orang yang pindah memilih masuk Kota Jogja dan 400 orang keluar Kota Jogja. Pelayanan pindah memilih sebagai Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) masih dibuka hingga 30 hari sebelum masa pungut-hitung, yakni 14 Januari 2024.
Sedangkan untuk pindah memilih khusus masih bisa sampai tujuh hari sebelum masa pungut-hitung. “Ada petugas keamanan misalnya, pasien dan keluarga pasien yang H-7 direncanakan menginap di rumah sakit, bisa mendaftarkan di KPU, PPK [Panitia Pemilihan Kecamatan], PPS [Panitia Pemungutan Suara],” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.