Kalurahan Pendowoharjo Ajukan Pemecatan Dukuh Banyon
Kalurahan Pendowoharjo mengajukan usulan pemecatan Dukuh Banyon kepada Bupati Bantul terkait dugaan penggelapan sertifikat tanah warga dan pungli program PTSL.
Sejumlah pekerja saat merangkai janur yang digunakan dalam prosesi pernikahan B.P.H. Kusumo Kuntonugroho dengan Laily Annisa Kusumastuti oleh Kadipaten Pakualaman, Senin (8/1/2024). /Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah persiapan prosesi Dhaup Ageng atau pernikahan B.P.H. Kusumo Kuntonugroho dengan Laily Annisa Kusumastuti oleh Kadipaten Pakualaman terus dilakukan. Beberapa hari menjelang hari H, panitia tengah menyiapkan dekorasi di lokasi penyelenggaraan acara.
Koordinator Tim Artistik Dhaup Ageng Sita Adishakti mengatakan, sebanyak 400 pelepah yang disiapkan untuk dirangkai menjadi janur dalam acara itu. Selain itu puluhan bambu pun sedang dirangkai untuk digunakan sebagai pelengkap pembuatan janur.
"Gedebog ada 70-an. Terus bunga itu justru paling banyak melati berupa untaian, kemudian bunga mawar, mawar putih dan mawar merah, karena kita temanya untuk kamar pengantin putera itu nuansa kebiru-biruan. Sementara puteri warna merah muda," kata Sita, Senin (8/1/2024).
BACA JUGA : Digelar Mulai 10 Januari, Ini Urutan Proses Dhaup Ageng Pakualaman
Dia menjelaskan, pada proses ijab kabul atau hari pertama acara tepat di 10 Januari nanti kedua mempelai akan memakai pakaian bernuansa putih. Sementara di resepsi hari kedua atau 11 Januari keduanya akan menggunakan pakaian dengan corak merah putih.
"Bunganya bermacam-macam ada krisan, lili, dan ada juga yang istilahnya gompi. Yang jelas mawar merah putih dan mawar salem untuk kamar puteri, sayang gak ada warna mawar yang biru untuk putera," katanya.
Suasana dekorasi mulai dari tenda dan sejumlah pernak-pernik Dhaup Ageng bisa dikatakan didominasi oleh warna biru. Kabarnya putera bungsu KGPAA Paku Alam X itu memang menyukai warna tersebut.
"Bisa dilihat juga tempat tidurnya itu head bed itu batik indigo alami, kemudian bantal, bed runner juga warna biru indigo alami," ungkapnya.
Total ada sebanyak 52 umbul-umbul yang disiapkan oleh panitia. Semuanya satu jenis dan sengaja didesain khusus. "Tingginya 7 dan 7,5 meter ada perubahan di plengkung tidak polos. Kemudian ada geger naganya dan pada tolak bolonya biru putih," kata dia.
Sita menambahkan, beberapa pernak-pernik dan dekorasi yang disiapkan pada pernikahan BPH Kusumo Kuntonugroho ini sebenarnya tidak beda jauh dengan saat kakak sulungnya melangsungkan pernikahan. Bedanya pada putera pertama Wakil Gubernur DIY itu dominan memakai warna hijau dan kuning.
"Untuk umbul-umbul akan kita pasang nanti malam sekitar pukul 20.00 WIB dengan jumlah 8 buah. Terus besok 18. Total ada 40an penjanur, perangkai bunga 6, supporting system 10 total hampir 70, rata-rata dari Jogja. Ada tim relawan. Jam 2-6 sudah pada datang ke sini," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kalurahan Pendowoharjo mengajukan usulan pemecatan Dukuh Banyon kepada Bupati Bantul terkait dugaan penggelapan sertifikat tanah warga dan pungli program PTSL.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka dalam bentrokan di Menteng yang menewaskan satu orang dan melukai satu korban lainnya.
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman
BGN menutup 833 dapur SPPG pelaksana Program MBG karena melanggar SOP, mulai dari kasus keracunan hingga IPAL yang tidak memenuhi syarat.