Ratusan Galon Bekas Disulap Jadi Media Tanam Padi, DPRD Jogja Minta Ditiru
Poktan Swa Katon Asri Wirobrajan menanam padi dalam ratusan galon bekas. DPRD Kota Jogja menilai inovasi ini layak direplikasi.
Ibadah haji. /REUTERS-Ammar Awad
Harianjogja.com, BANTUL–Tahun 2024 Kabupaten Bantul mendapatkan kuota jamaah haji ada 1.002 orang, dan kuota tambahan jemaah haji mencapai 51 orang.
Kepala Kemenag Bantul, Ahmad Shidqi menyampaikan kuota prioritas jemaah lansia adalah 5% dari kuota jemaah haji reguler sesuaiKeputusan Menteri Agama (KMA) No.189/2023. “Kuotanya nanti terdiri dari 952 orang, dan untuk lansia 50 orang,” ujarnya melalui telepon, Senin (8/1/2024).
Baca Juga
Tahun Depan, DIY Dapat Kuota Tambahan Haji 300 Orang
1 Jemaah Haji Hilang di Arab Belum Ketemu, Menag: Terus Dicari sampai Ada Tanda-Tanda
Ibadah Haji 2023, 9 Jemaah Haji DIY Meninggal, Ini Rinciannya
Dia menyampaikan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) jemaah haji reguler 2024 akan dibuka pada 9 Januari 2024. Tahap pertama akan dibuka pada 9 Januari–7 Februari 2024, sementara tahap kedua pada 20 Februari–Maret 2024.
Besaran Bipih yang dibayarkan jemaah mencapai Rp56,04 juta. Pelunasan biaya haji tahun 2024 dapat dilakukan dengan mencicil.
“Pelunasan itu menunggu syarat kesehatan dari Dinkes, ketika dinyatakan sehat jasmani rohani baru bisa melakukan pelunasan,” ujarnya.
Sementara 2024 keberangkatan jemaah haji akan dilakukan selama 3 kloter dengan 355 orang per kloter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Poktan Swa Katon Asri Wirobrajan menanam padi dalam ratusan galon bekas. DPRD Kota Jogja menilai inovasi ini layak direplikasi.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.