Advertisement
4 Bidang Ini Jadi Fokus CSR Perusahaan di Kota Jogja
Kabid Perekonomian Bappeda Kota Jogja Agustin Wijayanti dan Pimpinan Bank BPD DIY Cabang Senopati Suroso saat memberikan keterangan di Balai Kota Jogja, Kamis (11/1) - Harianjogja - Alfi Annissa Karin
Advertisement
Harianjogja.com, UMBULHARJO—Sebagai implementasi program CSR, perusahaan atau korporasi menyisihkan sebagian keuntungan untuk turut serta mendukung pembangunan yang ada di Kota Jogja. Sejauh ini telah ada 56 perusahaan di lingkup Kota Jogja yang tergabung dalam Forum Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TLSP).
Kabid Perekonomian Bappeda Kota Jogja Agustin Wijayanti menuturkan hingga Desember 2023 setidaknya telah terkumpul dana CSR atau TLSP sebesar Rp5,1 miliar. Dana ini lantas dialokasikan pada empat fokus bidang. Terbesar, digunakan untuk bidang penanggulangan kemiskinan yang di dalamnya juga ada upaya penanganan stunting sebesar 55,14%. Lalu, ada juga bidang pendidikan dan olahraga kaitannya dengan perbaikan sarpras sebesar 33,06%.
Advertisement
"Ketiga ada di bidang pariwisata dalam bentuk support event sebesar 2,07 persen dan bidang lingkungan hidup termasuk pengelolaan sampah sebesar 9,30 persen," katanya saat jumpa pers di Balai Kota Jogja, Kamis (11/1/2024).
Baca Juga
Kenangan Brands Paparkan Capaian CSR Sepanjang Tahun 2023 melalui Kenangan Baik
BPD DIY Salurkan CSR untuk Program Gandeng Gendong Kota Jogja
SKK Migas-KKKS Sumbagut Ajak Pengelolaan CSR Berskema Program Pengembangan Masyarakat
Bappeda selanjutnya akan menggelar musrenbang. Ini dilakukan untuk mewujudkan sinergi antara pembangunan Kota Jogja dengan upaya CSR yang dilakukan oleh korporasi pada tahun 2023-2035.
"Mengajak untuk partisipasi korporasi di Kota Jogja," imbuhnya.
Pimpinan Bank BPD DIY Cabang Senopati Suroso menuturkan anggaran yang masuk masih akan terus bertambah. Mengingat masih ada perusahaan yang belum melakukan pendataan. Suroso yang juga sebagai Ketua Forum TLSP ini mengatakan pihaknya selalu berkoordinasi dengan Bappeda Kota Jogja. Terkait dengan arah atau alokasi dana CSR.
"Bappeda yang memiliki permasalahan-permasalahan apa yang memang perlu dilakukan akselerasi supaya bisa tertangani," katanya.
Dia menambahkan khusus BPD DIY Senopati telah menyalurkan dana CSR sebesar Rp610 juta. Fokusnya pada pengembangan program Gandeng-Gendong di Kota Jogja. Dia berharap, keberadaan Forum TLSP ini bisa menjadi wadah koordinasi antara korporasi dengan Pemkot Jogja soal alokasi dana CSR.
"Kalau semuanya bisa aktif akan bisa membantu perkembangan Kota Jogja," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement






