Kendala Gawai dan Jaringan Hambat Aktivasi IKD di Gunungkidul
Aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Gunungkidul baru mencapai 6,4 persen. Disdukcapil memperluas layanan jemput bola untuk mengejar target 20 persen pada
Sampah - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Minggir di Kalurahan Sendangsari, Minggir ditargetkan mulai beroperasi Maret 2024. Warga di sekitaran lokasi berharap keberadaan pengolahan sampah ini tidak menimbulkan polusi yang bisa merugikan Masyarakat.
Lurah Sendangsari, Afan Nur Hisan mengatakan TPST Minggir yang dibangun di wilayahnya masih dalam proses penyelesaian. Secara prinsip tidak ada masalah dengan fasilitas ini, namun ada beberapa harapan agar saat beroperasi tidak sampai menimbulkan masalah bagi warga.
“Jangan sampai ada bau, lalat atau polusi lainnya yang bisa merugikan Masyarakat. Jika hal tersebut terjadi, warga berhak menutup TPST,” kata Afan kepada wartawan, Kamis (11/1/2024).
Baca Juga
Hore! TPST Minggir Mulai Beroperasi pada Maret 2024
Kuota Pembuangan di TPA Piyungan Terus Berkurang, Pemkab Sleman Genjot TPST di Area Ini
Apa Kabar Progres Pembangunan TPST Minggir, Begini Penjelasan Bupati Sleman
Selain permintaan untuk mengurangi risiko polusi, warga juga berharap bisa ikut dilibatkan pada saat TPST beroperasi. “Jadi warga sekitar bisa mengisi untuk tenaga kerja. Kami juga memiliki Spamdes yang siap memasok kebutuhan air dalam proses pengoperasian,” katanya.
Afan menambahkan ada permintaan warga agar akses keluar TPST dapat dipisah sehingga ada pembangunan jalan baru untuk operasional. Adapun rutenya dari Selatan ke utaran, sedangkan akses lainnya dikhususkan beraktivitas masyarakat. “Harus ada jalan baru sehingga tidak menggangu aktivitas warga,” katanya.
Pembangunan TPST Minggir memanfaatkan tanah kas desa di Padukuhan Denokan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sleman, Epiphana Kristyanti mengatakan pembangunan TPST Minggir masih berlangsung dan ditarget beroperasi Maret 2024. Ia tidak menampik, untuk fisik bangunan sudah selesai, tapi masih ada beberapa penyempurnaan infrastruktur.
Ia mencontohkan seting alat sangat dibutuhkan guna mengetahui kemampuan pengolahan sampah agar dapat berfungsi dengan optimal. “Tentunya harus diujicoba juga karena target kami, Maret sudah beroperasi,” katanya.
Selain itu, juga ada pembangunan akses jalan menuju hangar pengolahan sejauh satu kilometer. Pembangunan sudah merupakan kesepakatan dengan pihak kalurahan agar ada jalur tersendiri bagi armada pengangkut sampah. “Pembangunan jalan ini juga menghindari risiko kerusakan jalan lingkungan di masyarakat. Untuk progresnya, sudah dibuatkan talut di sekitaran jalan ke TPST,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Gunungkidul baru mencapai 6,4 persen. Disdukcapil memperluas layanan jemput bola untuk mengejar target 20 persen pada
Timnas voli putri Indonesia U-18 kalah dramatis 2-3 dari Kazakhstan di AVC U-18 2026 dan gagal memperebutkan peringkat kelima.
Warga di Kalurahan Jurangjero, Ngawen mengeluhkan rusaknya akses jalan tembus menuju Kalurahan Tegalrejo, Gedangsari dan meminta dilakukan perbaikan ke pemkab.
NPD World Tour akan digelar di 12 lokasi pada 23–26 Juli 2025 dan disiarkan langsung selama 72 jam. NPD juga menyiapkan lagu baru usai tur.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menilai upaya penyelamatan dan pendayagunaan arsip keistimewaan perlu diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.
Kelurahan Kadipaten menggelar pelatihan pemanfaatan lahan pekarangan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga dan mendorong pertanian perkotaan.