Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Pelaku pencurian burung PN bersama barang buktinya saat akan menuju ruang penahanan milik Polsek Mlati. Senin (22/1/2024)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Berhasrat memelihara puluhan burung merpati untuk lomba, warga Kapanewon Mlati, Sleman berinisial PN,24, nekat mencuri peliharaan milik tetangganya sendiri. Pelaku saat ini ditahan di Mapolsek Mlati dan diancam penjara maksimal tujuh tahun.
Kapolsek Mlati, Kompol Irwiantoro mengatakan peristiwa pencurian burung peliharaan ini terjadi pada 31 Desember 2023. Total burung yang dicuri sebanyak 34 ekor jenis merpati untuk lomba, satu kenari serta sekor burung jenis trothokan. “Peristiwa ini diketahui saat korban akan memberi makan pada pagi hari, tetapi burung-burung sudah raib,” kata Irwiantoro, Senin (22/1/2024).
Menurut dia, pascakejadian, korban langsung melaporkan ke polisi. Berbekal laporan ini, pihaknya melakukan penyelidikan hingga mengetahui identitas tersangka melalui rekaman CCTV. “Pelaku dengan korban saling kenal karena bertetangga,” katanya.
Tersangka PN ditangkap beberapa jam setelah peristiwa pencurian. Modus pencurian dilakukan pada saat dini hari sehingga pemilik tidak mengetahuinya dengan cara melompat pagar rumah bagian belakang. “Pelaku sudah ditahan dan hingga kini masih dalam proses pemeriksaan,” katanya.
Kepada wartawan, PN mengaku mencuri dikarenakan kepengin memelihara banyak burung. Sebelum melancarkan aksinya, tersangka sempat diberikan anakan untuk dipelihara, tetapi keburu mati. “Jadi saya memang ingin memeliharanya. Tidak ada niat untuk menjualnya,” kata PN.
BACA JUGA: 2 Terduga Pencuri dan Peracun Anjing di Sleman Diamankan Polisi
Meski demikian, ia mengakui seekor merpati untuk lomba bisa dijual Rp200.000 sehingga saat ditotal bisa mencapai Rp3,2 juta. “Tapi saya tidak berniat menjualnya, meski harganya lumayan,” katanya.
Atas perbuatannya ini, PN diduga melakukanpencurian dengan pemberatan. Ia dijerat pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman penjara paling lama tujuh tahun.
Selain tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti 34 ekor burung merpati, satu ekor kenari, lima sangkar burung. Barang bukti lainnya ada satu unit sepeda motor dan satu tali tambang sepanjang Sembilan meter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Pemkab Gunungkidul merehabilitasi tiga pasar tradisional pada 2026. Perbaikan Pasar Wotgaleh, Karangijo, dan Ngrancah terkendala anggaran.
Donald Trump kembali mengancam Iran dengan operasi militer jika diplomasi nuklir gagal. Simak 4 ancaman terbaru Trump dan dampaknya bagi Selat Hormuz.
Pemkab Sleman bersama Forum TJSP menyalurkan bantuan Rp6,7 miliar melalui Gebyar TJSP Merdeka 2026 untuk beasiswa, sembako, modal usaha, bantuan disabilitas
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyebut koruptor dapat dijatuhi hukuman mati sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.
Pemerintah mulai mempercepat langkah antisipasi terhadap potensi ancaman keamanan siber seiring perkembangan teknologi komputasi kuantum.