Zona Baru Pembuangan Sampah TPA Banyuroto Segera Digunakan, Kapasitasnya 57 Ribu Meter Kubik

Triyo Handoko
Triyo Handoko Kamis, 14 Maret 2024 18:07 WIB
Zona Baru Pembuangan Sampah TPA Banyuroto Segera Digunakan, Kapasitasnya 57 Ribu Meter Kubik

Pembangunan Zona 2 TPA Banyuroto sudah rampung dimana masih belum digunakan untuk menampung sampah, letak zona ini persis tepat di seberang jalan dari zona lamanya yang sudah menggunduk menampung sampahnya, Rabu (13/3/2024).

Harianjogja.com, KULONPROGO—Pembangunan area pembuangan sampah baru di TPA Banyuroto sudah rampung dan akan mulai digunakan akhir Maret ini. Area baru tersebut adalah Zona 2 dimana kapasitasnya 57 ribu meter kubik.

Lokasi Zona 2 ini berdekatan dengan Zona 1, namun memiliki sistem sendiri di TPA Banyuroto. Sistem tersebut antara lain instalasi pengolahan lindi hingga batasan sampah yang masuk tiap harinya dimana maksimal 60 ton.

Penggunaan zona baru ini diperlukan lantara volume sampah di Bumi Binangun terus bertambah seiring waktu. Akhir 2023 kemarin sampah yang masuk perhari rata-rata 30 ton, kini sudah mencapai 32 ton perhari.

UPT Persampahan Kulonprogo menyebut bertambahnya volume sampah harian ini masih wajar mengingat pertumbuhan kawasan di Bumi Binangun juga bertambah. "Masih wajar, karena pertumbuhan juga terus terjadi, aktivitas hotel juga kian padat, pasar juga terus beroperasi," kata Kepala UPT Persampahan, Budi Purwanta pada Kamis (14/3/2024).

Budi menjelaskan pengelolaan sampah pada zona baru ini akan menggunakan sistem landfil agar mudah terurai. "Agar zona baru ini juga tahan lama," ujarnya.

BACA JUGA: Perosok TPA Banyuroto Kulonprogo Hasilkan Rp50 Ribu per Hari

Sementara sistem pengelolaan lindi di Zona 2 ini juga sudah siap dioperasikan. Dimana sudah disiapkan kolam-kolam lindi khusus untuk pengelolaanya. "Instalasi ke pembuangan akhir juga berbeda dengan Zona 1, tapi muaranya tetap sama yaitu ke Sungai Serang," terangnya.

Pembangunan dan pengoprasian Zona 2 itu, jelas Budi, adalah upaya meningkatkan pelayanan persampahan di Bumi Binangun. "Melalui zona baru ini tujuannya agar makin maksimal dan baik pelayanan persampahan di Kulonprogo, jika kapastiansa semakin meningkat maka tak ada masalah persampahan terutama di area perkotaan," pungkasnya

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online