Pasar Sentul dan Terban Sepi, Dewan Minta Intervensi Pemkot Jogja
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot segera menghidupkan Pasar Sentul dan Terban yang masih sepi melalui strategi pengelolaan dan penataan pasar.
Jalan rusak - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 35% jalan di wilayah Bantul yang menjadi kewenangan Pemkab setempat dalam kondisi rusak alias tidak memadai. Oleh karena itu para pemudik yang melintasi jalan di wilayah Bantul perlu berhati-hati.
Terungkapnya kerusakan jalan mencapai 35% itu berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul dengan kategori rusak, baik rusak ringan maupun berat. Anggaran perbaikan diperkirakan butuh sekitar Rp400 miliar.
BACA JUGA : Siap Dilewati Pemudik, Jalan Rusak di Godean Diklaim Sudah Selesai Ditambal
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Bantul, Eka Budisantoso mengatakan kondisi jalan kabupaten yang tidak memadai tersebut sekitar 427,74 kilometer. Adapun jalan kabupaten kondisinya baik diklaim mencapai 64,67% atau 782 kilometer.
"Kondisi jalan kabupaten yang tidak mantap beragam, mulai dari rusak ringan dan rusak berat. Aawal 2024 ada penambahan panjang dan ruas jalan kabupaten karena perubahan status jalan desa menjadi jalan kabupaten," katanya, Kamis (4/4/2024).
Pada 2024 ada penambahan sebanyak 625 ruas jalan kabupaten, dari sebelumnya hanya ada 376 ruas jalan, atau sepanjang 624,47 kilometer menjadi 1.001 ruas jalan dan sepanjang 1.210,72 kilometer.
Eka menilai perubahan status jalan desa menjadi jalan kabupaten tersebut menambah beban anggaran perbaikan jalan yang harus ditanggung Pemkab Bantul. Tahun lalu sebelum ada perubahan status jalan tersebut, ruas jalan kabupaten dalam kondisi mantap ada sekitar 76%, sementara saat ini kondisi jalan kabupaten yang baik secara persentase hanya 64%.
BACA JUGA : 400 Kilometer Jalan Kabupaten di Bantul Rusak
Kepala DPUPKP Bantul, Aris Suharyanta memastikan n perbaikan jalan kabupaten telah dimulai sejak awal tahun. DPUPKP terus mengejar kesiapan jalan kabupaten agar dalam kondisi layak selama Lebaran 2024. Perbaikan jalan akan memprioritaskan beberapa ruas jalan kabupaten yang menjadi akses ke tempat wisata, serta penghubung jalan provinsi dan nasional.
"Kebutuhan [anggaran] untuk perbaikan jalan kabupaten mencapai ratusan miliar, tidak bisa kami selesaikan dalam satu atau dua tahun anggaran," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot segera menghidupkan Pasar Sentul dan Terban yang masih sepi melalui strategi pengelolaan dan penataan pasar.
RSUD Manggarai rusak akibat gempa M7,7. BNPB menyiapkan rumah sakit lapangan di Stadion Golo Dukal untuk menjaga layanan kesehatan.
Kemhan memastikan J7 Explorer berlogo Kemhan merupakan kapal milik swasta yang dipinjam tanpa biaya sewa untuk mendukung program pemerintah.
BNPB mencatat 53 orang meninggal dan 137 terluka akibat gempa M7,7 NTT. Sebanyak 5.659 warga mengungsi hingga Minggu.
Menko Polkam Djamari Chaniago mengajak masyarakat menjaga perdamaian Aceh dan kondusivitas Papua serta menyampaikan aspirasi secara damai
Kunjungi Kontingen Sleman di Jamnas XII, Bupati Sleman Harap Peserta Mendulang Ilmu dan Pengalaman