Advertisement

Tiga Remaja Asal Madiun yang Terseret Ombak di Parangtritis Berhasil Diselamatkan

Stefani Yulindriani Ria S. R
Minggu, 21 April 2024 - 19:47 WIB
Mediani Dyah Natalia
Tiga Remaja Asal Madiun yang Terseret Ombak di Parangtritis Berhasil Diselamatkan Petugas memasang rambu peringatan bahaya di kawasan Pantai Parangtritis untuk mencegah adanya laka laut, Senin (24/4/2023) - Harian Jogja/Yosef Leon Pinsker

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak tiga remaja laki-laki asal Madiun menjadi korban laka laut saat berwisata di Pantai Parangtritis. Namun ketiganya berhasil diselamatkan.

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana menyampaikan kejadian tersebut terjadi pada Minggu (21/4/2024) sekitar pukul 12.00 WIB. "Tiga orang korban terseret ombak berhasil diselamatkan," ujarnya, Minggu (21/4/2024).

Advertisement

Dia menyampaikan ketiga korban tersebut berinisial FS, 16; RR, 15; dan BAS, 15. Ketiganya merupakan wisatawan asal Madiun, Jawa Timur. Dia menuturkan awalnya ketiga korban bersama rombongan wisatawan asal Madiun lainnya datang ke Pantai Parangtritis dengan menggunakan sebuah mobil sekitar pukul 10.30 WIB. Sesampainya disana, rombongan langsung bermain air di Pantai Parangtritis.

Dia menurutkan sebelum kejadian korban laka laut tersebut, korban sudah diingatkan beberapa kali oleh petugas untuk mewaspadai palung yang ada. Namun, korban tidak mengindahkan. "Sudah ditingkatkan beberapa kali oleh petugas, namun tidak diindahkan," katanya.

Baca Juga

Pelajar asal Sragen Terseret Ombak Pantai Drini, Begini Kondisinya

Lagi, Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis

Terseret Ombak Pantai Glagah, Remaja 15 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia

Kemudian sekitar pukul 12.00 WIB korban berinisial FS dan BAS bermain air di daerah paling dan terseret arus hingga ke tengah laut. "Melihat kedua temannya terseret, korban RR berusaha menolong. Namun, RR ikut terseret arus ke tengah," imbuhnya.

Kemudian, Tim SAR Rescue Istimewa Wilayah III lantas menolong korban tersebut. Ketiga korban pun berhasil diselamatkan. "Setelah korban membaik, korban kembali bersama rombongan, katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Gelombang Kedua Keberangkatan Jemaah Haji, Kemenag Berharap Tak Ada Lagi Kasus Delay

News
| Sabtu, 25 Mei 2024, 05:37 WIB

Advertisement

alt

Kyoto Jepang Larang Turis Kunjungi Distrik Geisha di Gion, Ini Alasannya

Wisata
| Kamis, 23 Mei 2024, 10:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement