Advertisement

Mobil Wisatawan Terjebak di Kali Kuning, BPBD Imbau Pelancong Perhatikan Zona Bahaya

Catur Dwi Janati
Senin, 22 April 2024 - 22:17 WIB
Mediani Dyah Natalia
Mobil Wisatawan Terjebak di Kali Kuning, BPBD Imbau Pelancong Perhatikan Zona Bahaya Mobil terjebak di Kalikuning, lereng Merapi, Pakem, Sleman, Minggu (21/4/2024). - Istimewa - Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Insiden terjebaknya mobil wisatawan di Kalikuning, Pakem dinilai BPBD Sleman sangat membahayakan bagi wisatawan itu sendiri maupun orang lain. Wisatawan diminta memperhatikan zona bahaya di destinasi wisata. Terlebih lokasi mobil terjebak berada di sungai yang berhulu di Gunung Merapi. 

Insiden mobil terjebak di Kali Kuning, Pakem sempat ramai dibicarakan di media sosial. Dalam video yang beredar mobil berwarna putih nampak tak bisa bergerak di tengah Kali Kuning, sementara jip-jip wisata nampak melintas di sekitarnya.

Advertisement

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro menjelaskan dari segi letaknya, lokasi tempat mobil wisatawan terjebak berada di sungai yang berhulu ke Gunung Merapi. Aliran arus sungai Kali Kuning sewaktu-waktu bisa berubah bila terjadi hujan di puncak Merapi. 

"Kali Kuning, Kali Boyong, Kali Gendol, Kali Krasak, Kali Woro, Kali Putih, Kali Sat kan semuanya yang hulu di Merapi kalau hujan di puncak kan mengalirnya ke sana semua," kata Bambang pada Senin (22/4/2024).

Baca Juga

Viral Mobil Terjebak di Kali Kuning Lereng Merapi karena Sopir Nekat, Begini Nasibnya

Geger! Mayat Perempuan Ditemukan Tertelungkup di Kali Kuning

Wisata Plunyon Kali Kuning, Surga Tersembunyinya Sleman Utara

Belum lagi kalau yang mengalir bukan air, tapi material padat yang tentu sangat berbahaya. "Untungnya yang mengalir masih air, kalau yang mengalir material ya remuk. Material pasir atau batu kan bahaya," tegasnya. 

Berbeda dengan pelaku jip wisata yang sudah dibekali pengetahuan bencana bahkan beberapa di antaranya merupakan sukarelawan bencana, ketidaktahuan wisatawan yang asal nekat masuk ke sungai tentu berbahaya. Sementara pelaku jip wisata terus menjalin komunikasi dan memantau situasi aktivitas Gunung Merapi. 

"Kan tinggal kesadaran semuanya, jangan sampai keinginan wisatawan membahayakan diri sendiri dan orang lain," ungkapnya. 

Selain itu mobil wisatawan yang nekat masuk mengarungi Kali Kuning dinilai bukan peruntukannya melalui rute off road. Akan tetapi meski mengendari kendaraan yang sesuai peruntukannya sekalipun, wisatawan belum tentu mengetahui medan trek air di Kali Kuning. "Karena kan itu beda-beda kedalamannya. Kalau tidak biasa lewat di situ kan enggak tahu," lanjutnya.

"Kalau lihat videonya itu memang dia tidak tahu medan. Bukan karena cuaca ekstrem atau karena arusnya deras. Teman -teman pengelola jip wisata saja bisa bermain, bisa masuk, berarti kan dia enggak tahu seluk beluk lokasi Kali Kuning. Murni karena ketidakpahaman medan dari pengemudi," tegasnya. 

Karenanya, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, wisatawan diminta mematuhi imbuan yang berlaku di setiap destinasi wisata. Khususnya batas zona bahaya bila berkunjung ke destinasi wisata di sekitar Gunung Merapi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kemenag Sebut 92.000 Jemaah Calon Haji Tiba di Arab Saudi, 8 Calhaj Wafat

News
| Sabtu, 25 Mei 2024, 01:37 WIB

Advertisement

alt

Kyoto Jepang Larang Turis Kunjungi Distrik Geisha di Gion, Ini Alasannya

Wisata
| Kamis, 23 Mei 2024, 10:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement