OpenAI Dots Resmi Meluncur, Agen AI yang Bisa Kerja Mandiri
OpenAI meluncurkan Dots, agen AI berbasis GPT-6 Astra yang bisa bekerja mandiri 24 jam dan terhubung dengan lebih dari 4.000 aplikasi.
Petugas SAR Parangtritis sedang mengobati korban yang tersengat ubur-ubur di Pantai Parangtritis./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III Parangtritis, Bantul menyatakan sampai saat ini di wilayahnya belum muncul ubur-ubur yang keberadaannya akan membahayakan keselamatan wisatawan.
Meski demikian, SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III Parangtritis terus mewaspadai kemungkinan kemunculan ubur-ubur di wilayahnya.
Sebab, di wilayah lain, seperti Pantai Krakal, Gunungkidul, pada pekan lalu dilaporkan telah muncul ubur-ubur dan menyengat sedikitnya 9 pengunjung di pantai itu.
BACA JUGA: Ratusan Joki Berpacu di Lomba Pacuan Kuda Gelanggang Sultan Agung Bantul
"Kalau di tempat kami, belum muncul. Karena kan memang belum musimnya. Biasanya, ubur-ubur yang menggelembung dan berwarna putih kebiruan muncul pada bulan-bulan Juli sampai September. Saat sudah tidak ada curah hujan," kata Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III Parangtritis M. Arif Nugraha, Senin (29/4/2024).
Meski demikian, Arif mengaku pihaknya tetap mewaspadai terkait kemungkinan munculnya ubur-ubur di luar musimnya. Selain mengoptimalkan petugas jaga, SAR Satlinmas Wilayah III juga telah menyiapkan obat-obatan untuk menangani korban sengatan ubur-ubur.
"Obat-obatan sudah kami siapkan. Dan, jumlahnya kami rasa cukup. Ini selalu kami siagakan, untuk antisipasi kemungkinan adanya serangan ubur-ubur dan kejadian kecelakaan laut," papar Arif.
Menurut Arif, dampak dari sengatan ubur-ubur bisa menimbulkan rasa panas di sekitar luka. Terkadang, orang yang tersengat ubur-ubur juga merasakan nyeri, gatal, sesak nafas, bahkan hingga pingsan.
Oleh karena itu, Arif mengimbau kepada korban tidak panik. Sebab, korban bisa mencegah terjadinya efek lainnya dengan jalan membilas di area tersengat dengan air biasa atau laut.
BACA JUGA: Kawanan Ubur-ubur Muncul Lebih Cepat, 9 Pengunjung di Pantai Krakal Gunungkidul Jadi Korban
"Untuk tahun lalu, memang ada yang terkena sengatan ubur-ubur, tapi jumlahnya tidak banyak. Semua langsung bisa kami tangani dengan baik," kata Arif.
Arif mengimbau kepada pengunjung, apabila tersengat segera mendatangi posko SAR. Sebab disana telah disiapkan obat-obatan untuk mengobati sengatan ubur-ubur. Selain itu, pihaknya juga terus menyiapkan petugas untuk memberikan pertolongan bagi para korban.
"Kami juga terus menyiapkan petugas jaga dan mengimbau kepada pengunjung agar tidak bermain air di sekitar palung. Ini kami lakukan untuk mencegah agar mereka tidak terseret arus," kata Arif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OpenAI meluncurkan Dots, agen AI berbasis GPT-6 Astra yang bisa bekerja mandiri 24 jam dan terhubung dengan lebih dari 4.000 aplikasi.
Korban pengeroyokan Kebon Bawang, EY (28), sempat diculik dan dianiaya di dua lokasi sebelum meninggal setelah tiga hari dirawat.
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.
Prabowo membahas tiga bantuan Kuartal IV 2026, mulai beras 10 kg, pembukaan rekening hingga subsidi upah Rp300.000 per bulan.
Danantara mengungkap rencana kepemilikan 5%-10% saham BEI dalam proses demutualisasi. Porsi konsorsium bisa mencapai 30%-40%.
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.