AI Tak Hanya Hapus Pekerjaan, 41 Juta Posisi Bisa Muncul
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
Petugas SAR Parangtritis sedang mengobati korban yang tersengat ubur-ubur di Pantai Parangtritis./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III Parangtritis, Bantul menyatakan sampai saat ini di wilayahnya belum muncul ubur-ubur yang keberadaannya akan membahayakan keselamatan wisatawan.
Meski demikian, SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III Parangtritis terus mewaspadai kemungkinan kemunculan ubur-ubur di wilayahnya.
Sebab, di wilayah lain, seperti Pantai Krakal, Gunungkidul, pada pekan lalu dilaporkan telah muncul ubur-ubur dan menyengat sedikitnya 9 pengunjung di pantai itu.
BACA JUGA: Ratusan Joki Berpacu di Lomba Pacuan Kuda Gelanggang Sultan Agung Bantul
"Kalau di tempat kami, belum muncul. Karena kan memang belum musimnya. Biasanya, ubur-ubur yang menggelembung dan berwarna putih kebiruan muncul pada bulan-bulan Juli sampai September. Saat sudah tidak ada curah hujan," kata Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III Parangtritis M. Arif Nugraha, Senin (29/4/2024).
Meski demikian, Arif mengaku pihaknya tetap mewaspadai terkait kemungkinan munculnya ubur-ubur di luar musimnya. Selain mengoptimalkan petugas jaga, SAR Satlinmas Wilayah III juga telah menyiapkan obat-obatan untuk menangani korban sengatan ubur-ubur.
"Obat-obatan sudah kami siapkan. Dan, jumlahnya kami rasa cukup. Ini selalu kami siagakan, untuk antisipasi kemungkinan adanya serangan ubur-ubur dan kejadian kecelakaan laut," papar Arif.
Menurut Arif, dampak dari sengatan ubur-ubur bisa menimbulkan rasa panas di sekitar luka. Terkadang, orang yang tersengat ubur-ubur juga merasakan nyeri, gatal, sesak nafas, bahkan hingga pingsan.
Oleh karena itu, Arif mengimbau kepada korban tidak panik. Sebab, korban bisa mencegah terjadinya efek lainnya dengan jalan membilas di area tersengat dengan air biasa atau laut.
BACA JUGA: Kawanan Ubur-ubur Muncul Lebih Cepat, 9 Pengunjung di Pantai Krakal Gunungkidul Jadi Korban
"Untuk tahun lalu, memang ada yang terkena sengatan ubur-ubur, tapi jumlahnya tidak banyak. Semua langsung bisa kami tangani dengan baik," kata Arif.
Arif mengimbau kepada pengunjung, apabila tersengat segera mendatangi posko SAR. Sebab disana telah disiapkan obat-obatan untuk mengobati sengatan ubur-ubur. Selain itu, pihaknya juga terus menyiapkan petugas untuk memberikan pertolongan bagi para korban.
"Kami juga terus menyiapkan petugas jaga dan mengimbau kepada pengunjung agar tidak bermain air di sekitar palung. Ini kami lakukan untuk mencegah agar mereka tidak terseret arus," kata Arif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.
Jadwal KRL Jogja-Solo 1 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan dari Jogja ke Palur. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif Rp8.000.