Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus Kunjungan Wisata Bantul Melonjak
Kunjungan wisata di Bantul melonjak enam kali lipat selama libur Kenaikan Yesus Kristus 2026. Pantai Parangtritis tetap menjadi primadona wisatawan
Panitia Hadeging Kadipaten Pakualaman ke-212 menjelaskan rangkaian acara hari jadi yang jatuh pada 22 Juni mendatang, Senin (13/5/2024)/ Harian Jogja - Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA - Kadipaten Pakualaman bakal menggelar serangkaian acara untuk memperingati hadeging ke-212 yang jatuh pada 22 Juni mendatang. Sejak hari ini prosesi adat sudah mulai digelar dengan agenda upacara adat bucalan.
Ketua Umum Hadeging Kadipaten Pakualaman ke-212 BPH Kusumo Bimantoro mengatakan, tema yang diangkat pada tahun ini adalah Karti Widyastuti Sampurnaning Bekti. Ungkapan ini bermakna karya yang dilandasi ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan akan menyempurnakan bakti kepada negeri.
"Tema ini dipilih karena sebelumnya Puro Pakualaman menggelar dhaup ageng yang temanya berkaitan dengan batara indra yang sangat lekat dengan ilmu pengetahuan," katanya, Senin (13/5/2024).
Dijelaskan, total ada 21 rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam agenda hadeging ke-212 itu. Empat di antaranya merupakan upacara adat dan yang lain merupakan acara kemeriahan yang melibatkan masyarakat luas.
"Kegiatan yang melibatkan masyarakat ada lomba, sayembara dan yang lain," jelasnya.
BACA JUGA: Upacara Ganti Bregada Pakualaman Jadi Magnet Wisatawan
Selain upacara adat bucalan, prosesi adat yang lain adalah wilujengan, ziarah dan wayangan. Sementara beberapa kegiatan lain yang sifatnya seremonial yakni lomba jemparingan, sayembara cipta cengkok macapat, lomba literasi aksara Jawa, lomba dolanan anak dan lainnya.
Ketua Bidang Sekretariat Hadeging Kadipaten Pakualaman ke-212 KRT Projo Anggono menyebutkan, perayaan hadeging Pakualaman selalu diselenggarakan dengan dua jenis agenda yakni upacara adat dan kegiatan yang sifatnya memeriahkan dan berbentuk budaya. Tradisi itu setiap tahun selalu dipertahankan sejak Puro Pakualaman berdiri.
"Perayaan akan dimulai dengan prosesi adat buncalan yang bertujuan untuk menyingkirkan semua rintangan dan gangguan agar ke depan semua acara berlangsung dengan baik," jelasnya.
Prosesi adat selanjutnya, kata KRT Projo yakni wilujengan yang bertujuan untuk meminta permohonan kepada yang maha kuasa. Prosesi itu akan digelar pada Selasa 14 Mei dan dilanjutkan dengan ziarah untuk memohon restu dan mendoakan para leluhur Kadipaten Pakualaman agar mendapat tempat terbaik.
"Setelah semua prosesi adat baru dilaksanakan acara yang sifatnya memeriahkan dengan melibatkan masyarakat luas. Peringatan Hadeging Kadipaten Pakualaman ini dari tahun ke tahun selalu berproses, ada yang ditambah dan ada juga yang dipadatkan," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kunjungan wisata di Bantul melonjak enam kali lipat selama libur Kenaikan Yesus Kristus 2026. Pantai Parangtritis tetap menjadi primadona wisatawan
Film Indonesia berlatar Jogja raih penghargaan di Cannes 2026. Kisah identitas ‘Yanto’ memikat penonton dunia.
Pantai Glagah jadi motor lonjakan PAD pariwisata Kulonprogo 2026. Kunjungan wisatawan ikut meningkat tajam.
UPN Jogja nonaktifkan dosen terduga pelaku kekerasan seksual. Kasus ditangani Satgas, korban dilindungi.
KPPN Wonosari ajak pemangku kepentingan tolak gratifikasi. Ini batasan yang masih diperbolehkan menurut aturan.
Pemerintah siapkan jutaan lapangan kerja dari hilirisasi, pangan, hingga ekonomi hijau. Ini sektor paling menjanjikan.