DPRD Sleman Desak Pemkab Pastikan 4.278 ATS Kembali ke Bangku Sekolah
DPRD Sleman meminta penanganan 4.278 anak tidak sekolah dievaluasi setiap tiga bulan. Pemkab didorong memastikan ATS kembali mengakses pendidikan, bukan sekadar
Petugas uji dari Balai Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY sedang menguji emisi sepeda motor di Halaman Kantor DLH Gunungkidul, Rabu (5/6/2024). Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gunungkidul menggelar uji emisi kendaraan bermotor di Jalan Wonosari – Jogja atau depan Kantor DLH Gunungkidul, Rabu (5/6/2024).
Kepala DLH Gunungkidul, Antonius Hary Sukmono mengatakan kendaraan yang menjadi sasaran dipilih secara acak. Terdapat 106 kendaraan roda dua atau sepeda motor yang menjadi sasaran uji emisi. Dari jumlah itu, 22 sepeda motor tidak lolos uji.
BACA JUGA: Dishub DIY Uji Emisi Kendaraan di Sumbu Filosofi Malioboro
“Kendaraan yang kami pilih itu yang datang dari arah Wonosari. Asumsinya kendaraan itu dari daerah sekitar. Kami tidak menguji mobil karena tidak ada tempatnya,” kata Hary ditemui di DLH Gunungkidul, Logandeng, Playen.
Hary menyampaikan hasil uji emisi itu dapat menjadi sampel untuk mengetahui kondisi kendaraan termasuk baku mutu atas polutan yang diproduksi/ dikeluarkan kendaraan. Hasil itu juga menjadi dasar dalam memelihara kualitas udara, utamanya kawasan perkotaan.
Bagi kendaraan yang tidak lolos uji, petugas uji dari Balai Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY akan meminta pemilik kendaraan untuk memperbaiki kendaraan itu.
Analis Balai Laboratorium Lingkungan DLHK DIY, Afif Marzuki menjelaskan uji emisi dilakukan pertama-tama dengan memasukkan semacam nozzle ke lubang knalpot. Kendaraan harus dalam posisi stasioner atau tanpa digas.
“Udara di dari knalpot akan masuk ke alat itu tadi. Alat lalu mendeteksi kandungan dari udara itu,” kata Afif.
BACA JUGA: Indonesia Targetkan Zero Emisi 2060, Jepang pada 2050
Parameter uji emisi, kata dia antara lain karbondioksia (CO2), karbonmonoksida (CO), hidrokarbon (HC), oksigen (O2), dan lambda. Hasil deteksi tadi akan disesuai dengan baku mutu kendaraan bermotor kategori L.
Baku mutu mesin dapati dilihat di Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 8/2023 tentang Penerapan Baku Mutu Emisi Kendaraan Bermotor Kategori M, Kategori N, Kategori O, dan Kategori L.
Dalam Permen itu, baku mutu sepeda motor dua langkah atau tak dengan tahun pembuatan 2010 ke bawah telah ditetapkan untuk parameter CO sebesar 4,5% dan HC sebesar 6000 part per million (ppm).
Adapun untuk sepeda motor empat tak dengan tahun pembuatan yang sama, baku mutu parameter CO ditetapkan sebesar 5,5% dan HC sebesar 2200ppm.
Selain itu, khusus sepeda motor dengan keluaran 2010-2016, baku mutu parameter CO ditetapkan sebesar 4% dan HC sebesar 1800ppm. Sedangkan, sepeda motor keluaran 2016 ke atas, parameter CO ditetapkan sebesar 3% dan HC sebesar 1000ppm.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman meminta penanganan 4.278 anak tidak sekolah dievaluasi setiap tiga bulan. Pemkab didorong memastikan ATS kembali mengakses pendidikan, bukan sekadar
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.