Anggaran Belanja Infrastruktur Kulonprogo Naik Drastis, Ini Sasarannya
Anggaran infrastruktur Kulonprogo 2026 naik signifikan. Jalan, pasar, sekolah hingga padat karya ikut meningkat.
Pemadam Kebakaran - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebuah rumah milik Tohir, warga Dondong, Bendungan, Wates, Kulonprogo, dilalap api, pada Minggu (1/6/2025) pagi. Kebakaran rumah milik pedagang bakso tersebut diduga terjadi lantaran charger ponsel yang tidak dicabut dari stop kontak.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko menjelaskan, kejadian berawal dari Tohir yang berangkat berjualan bakso sejak pukul 05.30 WIB ke Pantai Bugel, Panjatan. Dia meninggalkan, HP dalam kondisi terpasang charger untuk diisi dayanya. "Pukul 08.30 WIB Tohir ditelpon tetangganya kalau rumahnya terbakar dan sumber api dari charger HP yang tidak dicabut dari stop kontak," katanya, Minggu (1/6/2025).
BACA JUGA: Dua Kebakaran Terjadi di Kulonprogo Dalam Sepekan
Mendengar kabar tersebut membuat Tohir tanpa pikir panjang kembali ke rumahnya saat berdagang. Amukan si jago merah membuat warga sekitar melaporkannya ke pemadam kebakaran (Damkar). Warga sekitar pun turut serta memadamkan api.
"Korban jiwa tidak ada karena saat kejadian dalam keadaan kosong," sambung Sarjoko. Kendati begitu, Tohir mengalami kerugian materiil karena kebakaran merusak sejumlah harta bendanya. Di antaranya seperti dua unit HP, kasur, kipas angin dan usuk kayu patah karena terbakar sebanyak satu plong.
Sarjoko mengimbau, kejadian ini menjadi perhatian masyarakat Kulonprogo dalam mengisi daya baterai HP. Jangan sampai ditinggal begitu saja yang malah menimbulkan malapetaka.
"Kalau bisa listrik dalam keadaan mati saat pergi meninggalkan rumah. Akibat kebakaran ini kerugian materiilnya mencapai Rp15 juta," ungkapnya. Kejadian ini menjadi pemebelajaran agar tidak diulangi warga Kulonprogo lainnya.
Kepala Seksi Damkar dan Penyelamatan BPBD Kulonprogo, Raden Chris Hartanto menambahkan, menerjunkan lima personel dan dua mobil Damkar untuk memadamkan api di rumah Tohir. Menurutnya, tidak sampai satu jam, si jago merah sudah dapat dipadamkan. Adapun bagian rumah yang dampak kebakarannya paling besar yakni satu kamar yang terdapat tertancap charger HP ke stop kontak.
"Penyebab kebakaran diduga korsleting listrik karena charger HP," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran infrastruktur Kulonprogo 2026 naik signifikan. Jalan, pasar, sekolah hingga padat karya ikut meningkat.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.